Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tampil di SFP 2025 Jadi UMKM Bisa Bangun Kapasitas dan Perluas Akses Pasar

Naufal Zuhdi
18/11/2025 14:48
Tampil di SFP 2025 Jadi UMKM Bisa Bangun Kapasitas dan Perluas Akses Pasar
Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025(PGN)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan UMKM dengan menghadirkan sembilan pelaku usaha binaan dalam Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025 bertema Rebellion yang berlangsung di Convention Hall Tunjungan Plaza pada 14-16 November 2025. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan PGN untuk mendorong UMKM naik kelas melalui pengembangan kapasitas dan perluasan akses pasar.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa ajang ini bukan hanya menjadi ruang bagi UMKM untuk memamerkan produk, tetapi juga kesempatan strategis untuk memperkuat daya saing di industri kreatif. Ia menyebut SFP sebagai platform penting untuk mempertemukan UMKM dengan pembeli potensial, pelaku industri, dan calon mitra bisnis.

“Lewat kegiatan ini, para pelaku UMKM bisa memperkenalkan produk mereka ke audiens yang lebih luas. Kami berharap pengalaman ini memperkaya wawasan, memperluas jaringan, dan membuka peluang komersial baru yang dapat mengakselerasi pertumbuhan usaha mereka,” ujar Fajriyah, Senin (17/11).

UMKM memegang peran signifikan dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi mencapai sekitar 61% terhadap PDB pada 2024. Data tersebut menunjukkan bahwa penguatan UMKM menjadi kunci pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan daerah.

Fajriyah berharap keterlibatan UMKM binaan PGN dalam ajang ini dapat menginspirasi pelaku usaha lain untuk makin percaya diri menembus pasar kompetitif. “UMKM yang kuat akan mendorong ekonomi lokal. Ketika UMKM tumbuh, lapangan pekerjaan bertambah, rantai pasok bergerak, dan nilai tambah ekonomi meningkat,” katanya.

Menghadirkan Kekayaan Budaya Nusantara

Dalam SFP 2025, UMKM binaan PGN menampilkan beragam karya wastra dan kriya Indonesia, mulai dari tenun ikat Garut, tenun Palembang, batik Solo, tenun Badui, sulam dan kerajinan Sumatera Utara, tas rajut, perhiasan perak, hingga batik ecoprint. Seluruh produk membawa karakter budaya daerah yang dikemas dengan sentuhan modern sehingga menarik perhatian pengunjung dan pelaku industri fashion.

Selain tampil di runway opening ceremony, PGN juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di booth, seperti mencanting batik dan demonstrasi menenun. Kegiatan ini menjadi magnet bagi pengunjung karena tidak hanya menampilkan produk jadi, tetapi juga memberikan edukasi tentang nilai budaya dan proses kreatif di baliknya.

Founder Indonesia Fashion Parade, Dian Apriliana Dewi, memuji kekuatan eksplorasi karya UMKM binaan PGN. “Eksplorasi bentuk, tekstur, dan detail yang terlihat ‘memberontak’ namun tetap elegan menunjukkan semangat baru dalam berkarya tanpa batas,” ujarnya.

Fajriyah menambahkan bahwa partisipasi di SFP bukan sekadar pameran produk, tetapi juga sarana untuk menanamkan apresiasi terhadap nilai budaya dan dedikasi para perajin lokal. “Kami ingin memastikan bahwa publik bukan hanya melihat produk, tetapi juga memahami nilai, cerita, dan ketekunan di balik setiap karya,” tutupnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik