Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH berhasil melakukan ekspor perdana pada September 2024, PT Elok Niaga Indonesia kembali mencatat pencapaian dengan melaksanakan ekspor ketiganya pada Selasa (4/11). Sebanyak 1,9 ton makanan ringan merek dagang “Mama Yon”, meliputi basreng, keripik taro, dan batagor, dikirim ke Jepang dalam satu kontainer berukuran 20 feet.
PT Elok Niaga Indonesia, yang juga merupakan UMKM Binaan Bea Cukai Bekasi ini terus memenuhi permintaan berulang dari pasar Jepang terutama produk makanan ringan. Kesuksesan menembus pasar Jepang tersebut disebabkan PT Elok Niaga Indonesia selalu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas produk, inovasi, dan pengemasan. Produk Mama Yon dikemas secara modern dengan desain dan ragam kemasan yang culture sebagai bentuk adaptasi budaya Jepang, tetapi tetap dengan menonjolkan originalitas produk Indonesia.
Kepala Kantor Bea Cukai Bekasi, Winarko Dian Subagyo, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan ekspor oleh PT Elok Niaga Indonesia. Ia mengatakan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi diperlukan guna mendorong globalisasi dan digitalisasi UMKM dan IKM di Kota dan Kab Bekasi.
"Mulai dari pembinaan atas kualitas produk, kemasan, pemasaran hingga peningkatan pengetahuan tentang peluang dan pangsa ekspor harus dilakukan secara berkesinambungan dan terkoordinasi. Melalui "Klinik Ekspor" dan "Pojok UMKM" kami akan terus memberikan bimbingan teknis, panduan langsung, sekaligus peningkatan literasi ekspor bagi para pelaku UMKM/IKM,” ujar Winarko.
Pemilik PT Elok Niaga, Dadang Hermanto mengatakan pihaknya mencoba membangun brand sendiri dan menargetkan pasar Jepang yang terkenal selektif dan kompetitif. Meskipun pada awalnya Dadang juga telah berhasil mengekspor produk sejenis dengan merek orang lain, akhirnya saat ini kegigihan dan keuletannya untuk mencoba membangun brand sendiri telah menunjukan hasil.
"Produk Indonesia termasuk makanan ringan telah mempunyai pangsa pasar sendiri di Jepang. Selain menyasar para ekspatriat Indonesia dan negara Asia lainya, produk kami juga telah mendapat perhatian dan permintaan dari warga Jepang secara umum," ungkapnya.
Dadang juga berharap agar dukungan dari pemerintah bisa ditingkatkan. "Kendala permodalan selalu menjadi masalah klasik dan pelik yang perlu mendapat perhatian. Kami berharap adanya kucuran dana Rp200 triliun kepada Bank Himbara dapat menjadi solusi juga dapat diakses oleh para pelaku dan pengusaha UMKM," tutupnya. (Z-2)
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved