Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS inti Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) bertemu dengan dua Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Gedung Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (28/10).
Pertemuan ini membahas peluang kerja sama antara Kadin dan Gapembi dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan pertama dilakukan dengan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi Taufan E N Rotorasiko. Ketua Umum Gapembi Alven Stony memimpin langsung rombongan bersama Sekretaris Jenderal Hasan Basri. Dalam pertemuan tersebut, Taufan menyambut positif kehadiran Gapembi sebagai organisasi yang dapat memperkuat peran Kadin dalam mengawal pelaksanaan program nasional tersebut.
“Sebagai mitra pemerintah, Kadin memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan dan menggerakkan pengusaha UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) untuk terlibat dalam penyediaan dapur makan bergizi bagi sasaran, seperti siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kadin juga dapat berperan sebagai inkubator bagi pengusaha UMKM yang ingin berpartisipasi,” ujar Taufan.
Usai pertemuan tersebut, pengurus Gapembi bertemu Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Keanggotaan Widiyanto Saputro. Dalam kesempatan itu, dibahas proses penerimaan Gapembi sebagai anggota luar biasa (ALB) Kadin Indonesia.
Widiyanto menjelaskan sesuai ketentuan, syarat menjadi ALB Kadin adalah perusahaan atau gabungan perusahaan dengan keanggotaan minimal di sepertiga dari jumlah provinsi di Indonesia. “Gapembi telah memenuhi kriteria tersebut,” katanya.
Gapembi yang berdiri pada 27 April 2025 dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM kini memiliki kepengurusan di 22 provinsi.
Menurut Alven, organisasi nirlaba ini bertujuan menyatukan pelaku dapur bergizi sebagai wadah komunikasi, advokasi, serta peningkatan mutu layanan gizi masyarakat.
Program kerja awal Gapembi mencakup sertifikasi dapur bergizi, pendampingan mutu, dan pembinaan etika usaha.
“Ada semangat sama antara Kadin dan Gapembi untuk mendukung suksesnya pelaksanaan program MBG, yang memiliki efek pengganda luar biasa terhadap perekonomian nasional,” ujar Alven.
Dalam waktu dekat, Kadin dan Gapembi berencana menggelar diskusi publik membahas isu-isu aktual seputar pelaksanaan program MBG, sekaligus meluncurkan lomba foto dan video bertema makan bergizi.
“Dengan jaringan luas dari Aceh hingga Papua, Gapembi siap menjadi motor penggerak peningkatan kualitas dapur makan bergizi di Indonesia. Kolaborasi erat bersama BGN dan Kadin Indonesia akan menjadikan program MBG sebagai legacy penting Presiden Prabowo sekaligus investasi besar bagi masa depan bangsa,” kata Alven. (H-2)
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
Ia menekankan perlunya dukungan pemerintah berupa akses pembiayaan dan teknologi agar petani muda dapat bersaing secara optimal.
Setiap SPPG rata-rata mempekerjakan 50 orang. Dengan 24 ribu unit, tenaga kerja langsung yang terserap mencapai sekitar 1,1 juta orang.
Target pembangunan dapur SPPG di Jawa Barat 4.600 dan sekarang telah terlampaui kurang lebih sudah hampir 4.700.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved