Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Buntut Temuan Lele Mentah, BGN Segel Operasional SPPG Pamekasan

 Gana Buana
12/3/2026 13:36
Buntut Temuan Lele Mentah, BGN Segel Operasional SPPG Pamekasan
Operasional SPPG Pamekasan Pademawu dicabut.(Antara)

BADAN Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Keputusan ini diambil menyusul laporan adanya menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele mentah yang didistribusikan kepada siswa.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, menyatakan bahwa insiden ini dinilai telah menghambat proses distribusi dan mencederai standar kualitas Program MBG yang dicanangkan pemerintah.

"Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program MBG. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan," tegas Dony di Jakarta, Kamis (12/3).

Dony menjelaskan bahwa penghentian ini merupakan langkah mitigasi untuk melakukan evaluasi total, mulai dari prosedur pengadaan, pengolahan, hingga teknik penyajian makanan. Selama masa vakum, BGN akan melakukan pembinaan intensif dan perbaikan sistem operasional di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa," tambahnya.

Kontroversi Lele Mentah dan Dalih Gizi

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan menu MBG yang berisi ikan lele dalam kondisi mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan pada Senin (9/3). Hal ini memicu kekhawatiran orang tua siswa terkait risiko kesehatan dan higienitas makanan.

Menanggapi hal itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, sempat memberikan klarifikasi bahwa penggunaan lele marinasi memiliki pertimbangan teknis terkait gizi dan daya tahan.

"Mengapa kami menggunakan lele marinasi? Pertama, untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari," dalih Fikri.

Namun, alasan tersebut tampaknya tidak sejalan dengan standar keamanan pangan yang ditetapkan BGN Pusat, sehingga tindakan penghentian operasional tetap dijatuhkan.

Data Operasional SPPG Pamekasan:

  • Total Penerima Manfaat: 3.329 orang.
  • Cakupan: PAUD/TK, SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB.
  • Kelompok Prioritas: Siswa, tenaga pendidik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

BGN memastikan akan memperketat pengawasan di seluruh titik SPPG di Indonesia guna menjamin program Makan Bergizi Gratis tepat sasaran dan memenuhi standar kesehatan nasional.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya