Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
CHIEF Economist Citi Indonesia, Helmi Arman menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi 2025 Indonesia secara keseluruhan akan mentok di angka 5 persen.
"Keseluruhan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5 persen," ucap Helmi saat ditemui di Jakarta, Senin (27/10).
Lebih lanjut, Helmi merincikan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III akan lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal IV yang diprediksi akan mengalami rebound/peningkatan.
"Karena memang kuartal IV musimannya belanja pemerintah lebih kencang di kuartal keempat. Dan untuk tahun ini juga ada dana yang tidak terpakai yang sekarang lebih cepat didisperse dalam paket stimulus. Jadi kelihatannya karena lebih sedikit dana nganggur sekarang seharusnya kuartal IV ada perbaikan," beber Helmi.
Di samping itu, dirinya menjelaskan alasan lebih lambatnya pertumbuhan ekonomi di kuartal III disebabkan oleh konsumsi domestik yang melemah.
"Jadi mungkin domestik agak melemah karena kalau kita lihat consumer confidence dari bulan September turun dan itu terkait dengan pasca terjadinya kejadian-kejadian di akhir Agustus, di awal September. Mungkin itu yang menjadi mengakibatkan impact ke sisi domestik. Tapi ekspornya masih relatif kuat di kuartal III," tutur Helmi.
"Kita masih expect (pertumbuhan ekonomi kuartal III) di atas 5 (persen), tapi di atas 5 (persen) marginal sedikit," imbuhnya. (H-3)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Ekonom minta RI ikuti Malaysia batalkan ART dengan AS. Dinilai lebih banyak merugikan, dari impor hingga kedaulatan nasional.
EKONOM CORE Yusuf Rendy Manilet melihat langkah Presiden Prabowo Subianto yang membuka opsi pengurangan gaji pejabat negara sebagai inisiatif yang patut diapresiasi.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% bulan ini menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
ALIANSI Ekonom Indonesia (AEI) kembali menegaskan sikapnya dengan menyuarakan tujuh desakan darurat ekonomi dalam agenda pertemuan perdana para penandatangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved