Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri untuk membahas perkembangan berbagai sektor strategis nasional, mulai dari kebijakan keuangan, pertanian, hingga pengelolaan sumber daya alam. Rapat yang berlangsung sejak pagi hingga siang di kediaman presiden itu dihadiri oleh jajaran menteri terkait guna mencari solusi atas berbagai kendala pelaksanaan program pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden secara khusus menyoroti pentingnya penyempurnaan aturan mengenai devisa hasil ekspor agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal bagi perekonomian nasional.
"Bapak Presiden menghendaki untuk kita terus-menerus melakukan review terhadap peraturan-peraturan yang berkenaan dengan masalah keuangan kita, termasuk tentang aturan devisa hasil ekspor," ujarnya dalam keterangan pers melalui video kepada pewarta, Kamis (16/10).
Selain kebijakan keuangan, presiden juga menerima laporan dari menteri keuangan terkait upaya peningkatan penerimaan pajak di bawah kepemimpinan baru. Pemerintah menargetkan peningkatan kinerja perpajakan guna memperkuat pendapatan negara dan menjaga stabilitas fiskal.
Dalam rapat yang sama, menteri pertanian melaporkan kondisi pangan nasional yang masih aman. Namun presiden menekankan pentingnya langkah konkret untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani, termasuk revitalisasi pabrik-pabrik pupuk dalam negeri agar lebih efisien. Menurut Prasetyo, kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan harga pupuk dan meringankan beban petani.
Presiden juga memberikan perhatian pada sektor sumber daya manusia berbasis sains dan teknologi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ditugaskan menyiapkan tenaga kerja unggul di bidang STEM, sekaligus mendorong penelitian untuk mewujudkan swasembada energi dan pangan.
"Beliau mendapat tugas khusus untuk melakukan penelitian terhadap teknologi bibit, energi, dan mineral yang memungkinkan kita mencapai swasembada," kata Prasetyo.
Selain itu, Menteri Pertahanan yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penertiban Kawasan Hutan melaporkan hasil penertiban lahan perkebunan sawit yang dikembalikan kepada negara akibat pelanggaran izin. Presiden menilai langkah itu penting untuk menegakkan tata kelola sumber daya alam yang berkeadilan. (Mir/M-3)
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Pupuk bukan sekadar komoditas dagang, melainkan instrumen vital negara.
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target, menandakan peran strategis perusahaan dalam menjaga pasokan pupuk nasional.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved