Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Center of Reform on Economics (CoRE) Mohammad Faisal menyatakan, tantangan yang dihadapi industri manufaktur untuk bisa tetap konsisten di jalur ekspansi ialah kondisi ekonomi domestik, utamanya dari sisi konsumsi.
"Jadi satu tantangan paling utama ke depan saya rasa itu adalah dari sisi demand di domestiknya. Tantangan lain untuk manufaktur, PR-nya masih sama, yakni masalah konsistensi kebijakan dan juga potensi meningkatnya impor setelah tarif resiprokal AS berlaku," bebernya.
Peningkatan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia dari S&P Global pada Agustus 2025 dengan skor 51,5 memiliki korelasi dengan data-data yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), terutama yang berkaitan dengan impor barang modal yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
"Kalau impor barang modal meningkat, ini semestinya ada kaitannya dengan peningkatan aktivitas produksi di dalam negeri. Walaupun mungkin kalau dilihat dari sisi ketenagakerjaannya mungkin sedikit berbeda karena peningkatan pembelian bahan baku, barang modal, ini tidak harus selalu diikuti dengan peningkatan jumlah pekerja yang direkrut," ucap Faisal. (Fal/E-1)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pangan sepanjang 2025 mencapai 4,58%, tertinggi di antara kelompok pengeluaran lain. Pemerintah waspadai gerusan daya beli di kuartal I-2026.
Komisi XI berada pada posisi strategis untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah tekanan musiman.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa hingga kini pemerintah belum mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada 2026.
CHIEF Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai risiko Indonesia mengalami resesi dalam waktu dekat amat kecil karena ditopang oleh kekuatan domestik.Â
Stimulus fiskal seperti PPN DTP dan potongan BPHTB dinilai belum mampu dorong penjualan rumah, karena biaya mobilitas dan akses transportasi jadi faktor utama
BANK Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 7,7 persen secara tahunan (yoy) pada Oktober 2025 hingga mencapai Rp9.783,1 triliun.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan perekonomian Indonesia terus mempertahankan momentum positif.
Lembaga pemeringkat S&P Global menempatkan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Oktober 2025 di level 51,2, alias masih berada di zona ekspansi sejak Agustus 2025.
PENGAMAT Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda turut buka suara terkait PMI Manufaktur RI berdasarkan PMI S&P Global di level 51,2.
Aktivitas manufaktur Indonesia pada Oktober mencatat peningkatan ekspansi dengan PMI S&P Global di level 51,2 naik dari angka 50,4 bulan sebelumnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global tercatat naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved