Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga emas dunia diperkirakan bergerak turun menyusul keputusan Court of International Trade atau Pengadilan Perdagangan Internasional yang menghentikan sebagian besar tarif impor yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump. Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga logam mulia ini mengalami penurunan di level US$3.276 per troy ons.
"Faktor eksternal masih berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas, salah satunya adalah perkembangan terbaru dari sengketa tarif impor AS," ujarnya kepada Media Indonesia, Sabtu (31/5).
Kendati demikian, Ibrahim mengatakan kemungkinan besar harga emas bisa menguat ke level US$3.348 per troy ons. Jika level ini berhasil ditembus, target berikutnya bisa mencapai USD 3.380 per troy ons. Potensi penguatan harga emas juga tidak lepas dari ketidakpastian kebijakan di Negeri Paman Sam. Ketika Trump menerapkan tarif impor, banyak pengusaha AS yang menggugat kebijakan tersebut ke pengadilan federal.
"Gugatan ini dikabulkan, namun pemerintahan Trump langsung mengajukan banding ke Mahkamah Agung," kata Ibrahim.
Dia menilai jika Mahkamah Agung AS memenangkan banding pemerintahan Trump, ketegangan perdagangan bisa kembali meningkat dan justru mendorong penguatan harga emas lebih lanjut.
"Ini menjadi dinamika yang cukup menarik. Jika perang dagang benar-benar usai, harga emas kemungkinan akan turun. Tapi jika ketegangan berlanjut, maka harga emas bisa terus menguat," tambahnya.
Sementara itu, harga emas sempat menguat dalam perdagangan Kamis (29/5), di tengah volatilitas pasar. Mengutip CNBC, harga emas spot naik 0,9% ke level US$3.318,69 per troy ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh titik terendah sejak 20 Mei 2025 di awal sesi perdagangan. (E-3)
Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dengan menyentuh level US$4.591 per troy ounce dan dinilai masih berpeluang melanjutkan tren penguatan dalam sepekan ke depan.
Harga emas dunia melonjak lebih dari 1% dan mencatatkan rekor tertinggi pertamanya sepanjang tahun 2026.
Harga emas dunia mencetak sejarah baru dengan menembus level psikologis US$4.500 per ons. Simak analisis pemicu dan dampaknya bagi pasar global.
Ketidakpastian global diperkirakan masih akan menjadi pendorong utama kenaikan harga emas dunia sekaligus memberi tekanan terhadap nilai tukar rupiah sepanjang 2026.
Saham sektor emas kembali menjadi perhatian investor seiring tingginya ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik, serta ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentra
Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dan berdampak langsung pada lonjakan harga emas ritel di Indonesia.
Kebijakan perdagangan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai kenaikan tarif impor terhadap delapan negara Eropa.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman pengenaan tarif impor tambahan terhadap negara-negara yang menolak mendukung langkah mengambil alih Greenland.
Tiongkok cetak rekor surplus dagang US$1,2 triliun tahun 2025. Meski ditekan tarif Trump, diversifikasi pasar dan ekspor EV tetap memperkuat dominasi global Beijing.
Departemen Perdagangan AS memutuskan untuk memangkas rencana kenaikan tarif impor pasta asal Italia dari 92% menjadi kisaran 24-29%.
BEIJING mendesak Meksiko untuk meninjau kembali rencana kenaikan tarif yang disetujui para legislator dan berdampak pada impor dari Tiongkok
Presiden Donald Trump menuding Meksiko melanggar perjanjian air 1944 dan merugikan petani Texas. Trump mengancam menerapkan tarif 5% jika Meksiko tidak segera memenuhi kewajibannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved