Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN perdagangan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai kenaikan tarif impor terhadap delapan negara Eropa. Langkah ini dikaitkan dengan ketegangan diplomatik terkait isu Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark dan memiliki posisi strategis di kawasan Arktik.
Kebijakan tersebut menuai perhatian luas karena melibatkan negara-negara Eropa yang selama ini dikenal sebagai mitra dekat Amerika Serikat, baik dalam perdagangan maupun kerja sama keamanan.
Isu Greenland kembali mencuat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan keinginannya agar AS memiliki kendali lebih besar atas wilayah tersebut. Keinginan itu mendapat penolakan dari sejumlah negara Eropa yang mendukung kedaulatan Denmark atas Greenland.
Sebagai respons atas sikap tersebut, AS dilaporkan mempertimbangkan kenaikan tarif impor terhadap negara-negara Eropa yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan strategis Washington.
Berikut adalah delapan negara Eropa yang disebut-sebut terdampak kebijakan tarif tersebut:
Denmark menjadi sorotan utama karena Greenland merupakan wilayah otonom di bawah kedaulatannya.
Negara Nordik ini memiliki kepentingan strategis di kawasan Arktik dan turut menyuarakan dukungan terhadap posisi Denmark.
Swedia termasuk negara yang menolak tekanan politik terkait perubahan status Greenland.
Finlandia dinilai berada dalam satu blok sikap dengan negara-negara Nordik lainnya.
Sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Eropa, Jerman dianggap memiliki pengaruh besar dalam sikap kolektif Uni Eropa.
Prancis secara terbuka menekankan pentingnya kedaulatan wilayah dan stabilitas kawasan Arktik.
Belanda disebut terdampak karena posisinya yang sejalan dengan kebijakan bersama Uni Eropa.
Meski telah keluar dari Uni Eropa, Inggris tetap menyatakan dukungan terhadap Denmark dalam isu Greenland.
Kenaikan tarif ini berpotensi menimbulkan ketegangan baru dalam hubungan dagang transatlantik. Sejumlah pengamat menilai langkah tersebut bisa memicu:
Uni Eropa sendiri disebut tengah mencermati situasi dan menyiapkan berbagai opsi respons untuk melindungi kepentingan ekonominya.
Kasus delapan negara Eropa yang terkena tarif AS menunjukkan bahwa isu geopolitik, termasuk Greenland, dapat berdampak langsung pada kebijakan ekonomi global. Jika ketegangan ini berlanjut, bukan tidak mungkin hubungan dagang AS dan Eropa akan memasuki fase yang lebih menantang.
Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil dialog diplomatik antara Washington dan para pemimpin Eropa dalam waktu dekat. (Z-10)
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Megatsunami Greenland menjadi salah satu fenomena alam paling mengejutkan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini bukan tsunami biasa.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Peristiwa ini bermula pada September 2023, namun detail penyebabnya baru terungkap melalui laporan penelitian internasional yang dirilis pada akhir 2024.
Menlu Sugiono menegaskan menjaga kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah kebijakan luar negeri Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendorong terciptanya perdamaian serta stabilitas internasional melalui jalur diplomasi dan penguatan kerja sama global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved