Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN yang mendukung berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat harus konsisten diwujudkan demi memperkuat upaya mendorong kemajuan sektor pariwisata nasional.
"Berbagai upaya untuk mendorong sektor pariwisata merealisasikan visi keberlanjutan dan peningkatan ekonomi masyarakat harus konsisten dilakukan," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/9).
Laporan World Economic Forum (WEF) terkait Travel and Tourism Development Index (TTDI) 2024 melaporkan bahwa Indonesia mencatat kenaikan skor dan berhasil merangsek ke peringkat ke-22 dunia atau naik 10 peringkat dari edisi sebelumnya di 2021 dan catat kenaikan total 20 peringkat sejak TTDI 2019.
Baca juga : Dorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata untuk Wujudkan Lapangan Kerja bagi Masyarakat
Secara rinci laporan itu menyebutkan, Indonesia memperoleh skor paling tinggi pada dimensi kebijakan dan kondisi pendukung pariwisata yang meninjau aspek-aspek berupa prioritas, keterbukaan, dan daya saing harga.
Pada dimensi penilaian itu, Indonesia mencatat skor tertinggi ke-4 secara global. Skor tinggi juga diperoleh Indonesia dalam hal penerapan keberlanjutan pariwisata. Pada penilaian segmen ini Indonesia menempati posisi ke-7 dari 119 negara.
Berdasarkan penilaian tersebut, Lestari mendorong pada sejumlah hal yang sudah baik dalam proses pengembangan pariwisata dapat terus dijaga konsistensinya sehingga upaya untuk meningkatkan pengembangan sektor pariwisata nasional dapat diwujudkan.
Baca juga : Konsep Wisata Regeneratif Harus Dikembangkan demi Pariwisata yang Berkelanjutan
Kebijakan yang mendukung pengembangan sektor pariwisata di sejumlah daerah, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mampu diupayakan melalui kolaborasi yang baik antara para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.
Penilaian yang baik dari pihak luar, jelas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, merupakan salah satu peluang bagi sektor pariwisata nasional untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.
Sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang mampu menjawab tantangan dalam pengembangan sektor pariwisata, tegas Rerie, harus segera dipersiapkan dengan baik.
Jangan sampai, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, kita terlambat mengantisipasi perkembangan sektor pariwisata global yang cepat dengan sejumlah standar yang harus dipenuhi.
Rerie sangat berharap semua pihak mampu bersama-sama mewujudkan pengembangan pariwisata nasional yang lebih baik sebagai bagian upaya mengantisipasi perkembangan pasar wisata global yang demikian cepat. (Z-2)
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Aspek inklusivitas harus menjadi fondasi utama dalam proses pembangunan nasional.
DORONG upaya pencegahan pekerja anak di tanah air secara konsisten dengan menerapkan kebijakan yang komprehensif dan didukung sejumlah pihak terkait.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved