Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi ini, Rabu (18/9). IHSG naik 26,75 poin atau 0,34% ke level 7.858. IHSG diprediksi akan bergerak mencapai 7.900.
"IHSG melanjutkan penguatan menuju level baru pada 7.900. Sektor pendorong variatif namun terdominasi oleh perbankan," ujar Analis Panin Securitas William Hartanto kepada Media Indonesia, Rabu (18/9).
Tercatat sebanyak 778,6 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp297,03 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 28.293 kali transaksi.
Baca juga : Akhir 2024, IHSG Diprediksi Tembus 7.585
Sebanyak 209 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 99 saham terkoreksi, dan 209 saham stagnan.
Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) akan memutuskan kebijakan terkait suku bunga acuannya pada hari ini, Rabu (18/9). Keputusan kebijakan tersebut diyakini akan memberi dampak terhadap pergerakan IHSG.
Pelaku pasar juga dianggap masih wait and see terhadap keputusan suku bunga The Fed yang diummkan nanti malam. Pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) bps hingga 50 bps. (Ant/Z-11)
IHSG anjlok 2,27% ke level 7.771,28 pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (29/8). Penurunan ini seiring dengan masih berlanjutnya aksi demonstrasi di Jakarta.
IHSG kembali melemah dalam dua hari terakhir, mencerminkan rapuhnya psikologis pasar terhadap gejolak politik dan keamanan di dalam negeri. Pada perdagangan Kamis (28/8),
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, dibuka menguat 16,61 poin atau 0,21% ke posisi 7.952,79.
Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi, aliran modal asing justru cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2925, dibuka menguat 14,01 poin atau 0,18% ke posisi 7.940,92.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 8.000 dalam sepekan mendatang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, dibuka menguat 16,61 poin atau 0,21% ke posisi 7.952,79.
Selama 11 tahun menekuni pasar modal, prinsip tersebut menjadi fondasi strateginya: memilih perusahaan dengan fundamental kuat, kemudian berinvestasi dalam jangka panjang.
Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi, aliran modal asing justru cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2925, dibuka menguat 14,01 poin atau 0,18% ke posisi 7.940,92.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 8.000 dalam sepekan mendatang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 25 Agustus 2025, dibuka menguat 73,72 poin atau 0,94% ke posisi 7.932,57.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved