Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pupuk Indonesia menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) atau perjanjian studi pengembangan bersama dengan Chevron New Energies International. Penandatanganan itu merupakan bentuk kolaborasi terkait penilaian penangkapan karbon sebagai upaya dekarbonisasi sekaligus mengoptimalkan produksi amonia yang rendah karbon di kawasan industri PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menuturkan studi tersebut semakin memperluas upaya perseroan dalam hal mengurangi emisi karbon pada industri pupuk nasional. Itu searah dengan pengembangan perusahaan ke depan yakni menjadi industri pupuk dan petrokimia terintegrasi dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan.
“Sejalan dengan komitmen global, studi pengembangan penangkapan emisi karbon bersama Chevron ini akan menjadi solusi konkrit Pupuk Indonesia Grup dalam program dekarbonisasi untuk menciptakan proses produksi amonia yang lebih rendah karbon atau blue ammonia,” ujar Rahmad melalui keterangan tertulis, Kamis (1/8).
Baca juga : Pembaruan Pabrik Wujud Inisiatif Transformasi Hijau Industri Pupuk
Adapun tujuan dari JDSA ini, tambahnya, pertama untuk memastikan kelayakan proyek penangkapan karbon dan offtake amonia rendah karbon yang nanti akan dihasilkan dari proses penangkapan karbon.
Blue ammonia yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk bahan baku pupuk seperti urea dan NPK. Selain itu, blue ammonia juga dapat menjadi salah satu sumber alternatif energi bersih masa depan. Selain itu, blue ammonia juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar pendamping atau co-firing batubara di sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
“Sehingga teknologi penangkapan karbon ini adalah infrastruktur penting dalam pengembangan amonia rendah karbon atau blue ammonia, karena ke depan kami prediksi permintaannya akan semakin meningkat seiring komitmen global terhadap pengurangan emisi karbon,” tutup Rahmad.
Program penangkapan karbon yang dijalankan Pupuk Indonesia ini merupakan salah satu tahapan pada peta jalan pengurangan emisi karbon. Sebagai informasi, pada 2023 Pupuk Indonesia telah berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 1,55 juta ton atau di atas target 1,21 juta ton. (Z-11)
PT Pupuk Indonesia memastikan konflik Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 merupakan solusi atau jawaban inefisiensi industri pupuk yang diterbitkan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan.
Pupuk Indonesia menyambut Perpres 113/2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi yang dinilai mendorong efisiensi industri.
Langkah tersebut dilakukan melalui strategi optimalisasi produksi, penguatan distribusi antar-wilayah, serta penyesuaian stok pupuk.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
Pupuk Indonesia dan Kemenko Pangan memantau pilot project i-Pubers di Sidrap untuk memastikan distribusi pupuk subsidi lebih transparan dan tepat sasaran.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
SEJUMLAH perusahaan minyak Barat berjuang untuk meperoleh kembali puluhan miliar dolar AS yang menurut mereka merupakan utang Venezuela kepada mereka.
Indeks Dow Jones cetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah sentimen penangkapan Nicolás Maduro. Sektor energi dan finansial pimpin reli bursa Amerika Serikat.
Trump desak raksasa minyak AS restorasi energi Venezuela usai penangkapan Maduro. Analis ingatkan risiko tinggi akibat kerusakan infrastruktur yang parah.
CHEVRON menilai dirinya berada pada posisi strategis untuk membuka akses ke salah satu cadangan minyak paling besar dan bernilai di dunia.
PARTAI Republik selama bertahun-tahun mengkritik pemerintahan Joe Biden karena mengizinkan Chevron mengekspor minyak dari Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved