Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS Utama Ekonomi Politik dari Laboraturium Indonesia 2045 (LAB 45) Reyhan Noor menilai kurang tepat jika memasukan program Makan Bergizi Gratis ke dalam belanja bidang kesehatan pemerintah. Apalagi jika program itu dimasukkan untuk menjustifikasi upaya penurunan stunting.
"Kunci utama pencegahan utama stunting pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Sayangnya, target Ibu hamil hanya sekitar 5% dari total 82 juta target penerima. Bila makan bergizi gratis untuk anak sekolah, maka pencegahan sudah terlambat," kata dia saat dihubungi, Selasa (30/7).
Dia juga mewanti-wanti masuknya program Makan Bergizi Gratis tak mengganggu atau bahkan mengurangi alokasi subsidi dari BPJS Kesehatan. Hal itu, menurut Reyhan, akan amat mempengaruhi hajat penerima bantuan iuran.
Baca juga : Korban PHK Tidak Termasuk Penerima Subsidi Bantuan Upah
Jika subsidi BPJS Kesehatan dipangkas demi memuluskan program Makan Bergizi Gratis, lanjutnya, maka perbaikan kinerja keuangan yang sedang dilakukan BPJS Kesehatan juga berpotensi terganggu.
"Alokasi tambahan dari Makan Bergizi Gratis sebaiknya tidak mengganggu upaya tersebut, terlebih akan ada penerapan satu kelas BPJS paling lambat 30 Juni tahun depan," terang Reyhan.
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Muhidin Moh. Said belum mau berkomentar banyak ihwal pengalokasian program Makan Bergizi Gratis. Kepastian dan kejelasan mengenai peletakan program itu baru akan dibahas bersama pemerintah setelah Presiden menyampaikan Nota Keuangan RAPBN 2025.
Baca juga : BPJS dan Stunting Jadi Fokus Utama Menkes Baru
"Nota keuangan sementara disusun pemerintah. Setelah di sampaikan atau dibacakan oleh Presiden tanggal 16 Agustus 2024, baru DPR membahasnya (alokasi Makan Bergizi Gratis). Jadi ditunggu saja," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Rofyanto Kurniawan mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis berada dalam pos belanja pemerintah pusat di bidang kesehatan.
"Bidang kesehatan kita akan mengakselerasi penurunan stunting, menjaga kesehatan masyarakat, termasuk memberikan makanan bergizi pada masyarakat," ujarnya dalam kegiatan Konsultasi Publik Rancangan APBN 2025 secara daring, Selasa (30/7). (Z-6)
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Trubus menyarankan agar pemerintah segera mengaktifkan kembali kepesertaan PBI BPJS dan menanggungnya sementara oleh negara sambil melakukan evaluasi.
Jika ditemukan warga miskin yang membutuhkan pelayanan kesehatan namun belum terdaftar sebagai peserta BPJS atau PBI, maka harus segera didaftarkan melalui skema UHC.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
PBI BPJS Kesehatan adalah skema iuran BPJS yang dibayar pemerintah bagi warga miskin dan rentan. Ketahui pengertian, manfaat, dan penerimanya di sini.
Wamensos Agus Jabo Priyono mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementrian Kesehatan dan Badan Jaminan Jaminan Sosial (BPJS) pasien PBI
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved