Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan menerima kunjungan Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan atau Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF) Jepang, di Kantor UKP, Menteng, Jakarta Pusat.
UKP Muhamad Mardiono mengatakan, kunjungan dari MAFF kali ini diterima oleh jajaran asisten UKP. Di mana, pertemuannya untuk membahas berbagai persoalan terkait ketahanan pangan. Salah satunya soal ekspor dan impor antara Jepang-Indonesia.
“Ini merupakan tindak lanjut kunjungan ke Jepang beberapa waktu lalu, yaitu hubungan bilateral terkait ketahanan pangan,” kata Muhamad Mardiono, Rabu (10/7/2024).
Baca juga : Impor Indonesia Naik, Pengamat Sebut hanya Musiman
Mardiono menyebut, pihaknya pun terus mengupayakan soal beberapa komoditi ekspor yang akan dilakukan ke Jepang. Seperti buah mangga yang memiliki nilai lebih bagi masyarakat Jepang.
“Mangga yang cocok untuk diekspor ke Jepang adalah mangga yang dari hulu hingga hilirnya bersih. Kita (Indonesia) saat ini hanya punya satu data yang memenuhi syarat yaitu mangga gedong. Upaya kita adalah mencari data terkait jenis mangga lainnya yang memenuhi syarat,” ungkapnya.
Sementara itu, MAFF sendiri melaporkan update perkembangan pertemuan di Jepang beberapa waktu lalu. Seperti soal impor susu ke Indonesia yang telah disetujui, dan beberapa hal lainnya. Dalam pertemuan ini juga dibicarakan terkait satellite farming.
Baca juga : Ke Negeri Sakura, Mardiono Perkuat Kerja Sama Bidang Pangan Indonesia-Jepang
Sebelumnya, UKP Muhamad Mardiono telah melakukan kunjungan ke Jepang pada Mei 2024 lalu. Hubungan bilateral ini pun terus terjalin sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan Indonesia.
Adapun perwakilan MAFF yang hadir antara lain Hagiwara Hideki Counsellor (Deputy Director-General for Environment, Export and International Affairs Bureau), Morii Hideyuka Counsellor (Deputy Director-General for Environment, Export and International Affairs Bureau), dan Koyama Minoru Deputy Director, Overseas Regulatory Affairs Division, Export and International Affairs Bureau.
Serta perwakilan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Komiya Motoaki, First Secretary (Agriculture, Food Industry), Agricultural Attache of Japan. (Z-6)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Angka kelahiran Jepang 2025 jatuh ke rekor terendah 705.809 bayi. Pemerintah fokus naikkan pendapatan generasi muda untuk atasi krisis demografi yang kian akut.
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Seorang donatur misterius menyerahkan 21 kg emas batangan senilai Rp60 miliar ke Pemerintah Kota Osaka, Jepang, untuk perbaikan pipa air tua.
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Program ini dirancang untuk memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat Sumut, baik di dalam maupun luar negeri.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved