Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Capt. Sigit Hani Hadiyanto mengatakan bahwa progres pembangunan bandara sudah sekitar 40%-50%. Targetnya, pada 1 Agustus nanti bandara tersebut sudah bisa beroperasi.
"Jadi memang kita terus upayakan sesuai target bisa fungsional di 1 Agustus untuk mendukung 17 Agustus, tapi ke depan bandara VVIP akan dilanjutkan optimal sampai Desember 2024. Saya mesti cek lagi, tetapi kalau tidak salah saat ini bergerak di 40%-50%," ujarnya, Selasa (2/7).
Dia menjelaskan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertugas menyelesaikan runway atau landasan pacunya. Sementara Kemenhub bertugas menggarap terminal bandara tersebut sehingga bisa maksimal mencapai target.
Baca juga : Badan Bank Tanah Sediakan Lahan untuk Bangun Ecocity Penunjang IKN
Lebih lanjutkan, Sigit kemudian mengatakan bahwa Bandara VVIP di IKN kelak tidak akan punya kode bandar udara IATA sebagaimana bandara lainnya. Pasalnya, bandara tersebut hanya khusus melayani kegiatan di IKN dan tidak diperuntukkan secara komersial.
"Kode belum, tetapi seperti disampaikan, sudah ada arahan namanya itu Nusantara Airport. Kalau kode dari IATA yang jadi concern ialah bandara khusus, bukan komersial. Jadi mungkin tidak langsung related ke IATA," imbuhnya.
Meski demikian, bandara tersebut bisa saja diperuntukkan secara komersial ke depan. Namun, dia menegaskan bahwa sesuai Peraturan Presiden, bandara di IKN masih berstatus VVIP. (Z-2)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Kepastian anggaran menyusul terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat.
Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Aktivitas Ilegal Otorita IKN memprioritaskan penanganan terhadap berbagai bentuk aktivitas ilegal seperti penambangan, pembukaan lahan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung, menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus mencerminkan arah baru pembangunan Indonesia.
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya menilai, pemangkasan HGU di IKN perlu mempertimbangkan dampak terhadap investasi dan pembangunan di IKN.
Pembangunan kawasan strategis bagi lembaga Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi bergulir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved