Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap memperkuat produksi pangan nasional melalui optimasi lahan dan pompanisasi. Kedua program tersebut dinilai tepat karena terbukti menjadi solusi pasti menuju Indonesia swasembada dan juga lumbung pangan dunia.
"Bapak dan ibu, saat ini semua negara mengalami penurunan produksi, di mana ada banyak negara kelaparan dan ada banyak saudara kita terkapar. Karena itu kita harus memitigasi secara baik dan benar mulai dari sekarang. Maka itu kita memiliki solusi cepat berupa optimasi dan pompanisasi," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam rapat koordinasi perluasan areal tanam yang digelar di Auditorium Gedung F Jakarta, Jumat, (7/6).
Mentan mengatakan, sektor pertanian harus menjadi perhatian bersama mengingat ke depan Indonesia akan menghadapi iklim ekstrim termasuk kekeringan panjang. Dia ingin, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat sehingga menjadi kunci menuju swasembada.
Baca juga : Irjen Kementan: Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Rugikan Indonesia Sendiri
"Dan alhamdulillah hari ini kita mendapat support dukungan penuh dari Mendagri yang Insyaallah setelah ini kita akan tingkatkan kolaborasi kita dengan pemda seluruh Indonesia," katanya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi nomor 5 tahun 2011 terkait langkah-langkah koordinasi dalam mengamankan produksi gabah/beras nasional serta antisipasi dan respon cepat menghadapi kondisi iklim ekstrim.
Diketahui, Kementerian Pertanian telah mengeluarkan kebijakan jangka pendek menuju swasembada seperti optimasi lahan rawa 400.000 hektare, pompanisasi sawah 1.000.000 hektare dan transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern 250.000 hektare.
Baca juga : Kementan Perkuat Resonansi Duta Petani Millenial dan Duta Petani Andalan
"Sekali lagi pangan adalah faktor yang sangat penting. Hari ini mungkin kita bisa tersenyum karena argentina inflasi di angka 130 persen, turki 100 persen. Tapi di kita ada seorang profesor, jenderal yang menjadikan Indonesia mampu mengendalikan inflasi. Dan beliau adalah Pak Tito Karnavian," katanya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendukung penuh upaya Kementan dalam mewujudkan swasembada melalui optimasi dan pompanisasi. Dia ingin kolaborasi pemerintah pusat dan daerah terus terjaga sehingga mampu memperkuat akselerasi yang diharapkan.
"Kita harus mengajak daerah lain untuk mendongkrak pertanian di wilayah masing-masing. Dan juga pemerintah pusat harus memberi dorongan apa-apa saja yang perlu didukung. Namun, kami sepenuhnya mendukung Pak Mentan untuk mengkoordinasikan ke seluruh pemerintah daerah," jelasnya. (Z-8)
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
BADAN Geologi mengungkapkan bahwa bencana tanah longsor Bandung Barat tepatnya di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten bukan semata-mata akibat alih fungsi lahan.
ESKALASI bencana berupa banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) tidak dapat disederhanakan sebagai fenomena cuaca biasa.
Banjir kali ini lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya karena pembukaan lahan hutan semakin masif.
Larangan tersebut dikeluarkan dengan tegas setelah melalui hasil kajian bahwa di Bali alih fungsi lahan pertanian semakin terstruktur, sistematis dan masif.
KOMISI XII DPR mendorong Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengambil langkah lebih berani dalam merespons rangkaian bencana hidrometeorologi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved