Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi menerima kehadiran kehormatan dari Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/4), pukul 09.25 WIB.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Wang Yi di Kementerian Luar Negeri. Retno menjelaskan pertemuan tersebut membahas beberapa fokus kerja sama investasi yang akan terus diperkuat, antara lain di bidang hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, manufaktur, transisi energi, serta ketahanan pangan.
"Pembahasan kerja sama ekonomi secara lebih detail akan dibahas dalam pertemuan High-Level Dialogue Cooperation Mechanism (HDCM) di Labuan Bajo, (Nusa Tenggara Timur) besok (19/4)," ujar Menlu saat menyampaikan keterangan pers bersama Menteri Wang Yi seusai pertemuan.
Baca juga : Ini Pesan Jokowi di Hadapan Lavrov dan Blinken
Dijelaskan Menlu, Indonesia dan Tiongkok sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral dengan terus menghormati hukum internasional. Republik Rakyat Tiongkok (RRT), ujar Menlu, merupakan salah satu mitra penting yakni mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Volume perdagangan RI-Tiongkok mencapai lebih dari US$127 miliar.
Selain itu, RRT juga merupakan salah satu investor asing terbesar dengan nilai investasi lebih dari US$7,4 miliar pada tahun lalu.
Dalam konteks kerja sama bilateral, Menlu Retno menyampaikan kedua negara akan membahas kerja sama penanganan kejahatan lintas batas, terutama online scam (penipuan melalui daring). Ia menyebut warga negara Indonesia (WNI) turut menjadi korban.
Baca juga : Indonesia-Tiongkok Sepakat Peningkatkan Kerja Sama Berbagai Bidang
"Saya juga mengajak RRT untuk melakukan kerja sama di bidang pencegahan agar korban tidak terus berjatuhan," imbuh Retno.
Selain mengenai perdagangan dan ekonomi, isu kawasan turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Retno menjelaskan Indonesia menekankan kembali komitmennya untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di Indo-Pasifik.
Baca juga : Asing Diuntungkan, Apindo Minta Kebijakan Hilirisasi Jokowi Dievaluasi
Sebab, stabilitas dan perdamaian Indo-Pasifik diyakini hanya akan terwujud jika semuavpihak menghormati hukum internasional.
Di samping itu, Retno juga menyampaikan Indonesia menghargai dukungan RRT terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pasific.
"Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kawasan kita agar tetap damai dan stabil, dan itu hanya dapat terwujud jika semua pihak menghormati hukum internasional," tegasnya.
Baca juga : Jokowi ke Pengusaha Tiongkok: Jangan Khawatir soal Pemilu
Menurut Retno, kunjungan menteri Luar Negeri RRT dilakukan di tengah banyak negara memiliki kekhawatiran akan situasi yang berkembang di Timur Tengah. Namun, menurutnya mereka sama-sama memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya semua pihak menahan diri dan pentingnya untuk melakukan de-eskalasi.
"Saya menjelaskan mengenai upaya diplomatik yang dilakukan Indonesia sejauh ini dan saya yakin RRT akan menggunakan pengaruhnya guna mencegah terjadinya eskalasi," tutur Menlu.
Indonesia dan RRT juga memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya gencatan senjata di Gaza dan penyelesaian masalah Palestina secara adil melalui solusi dua negara atau two state solutions.
"Indonesia akan mendukung keanggotan penuh Palestina di PBB. Stabilitas Timur Tengah tidak akan terwujud tanpa penyelesaian isu Palestina," terang Retno.
Tahun depan, Indonesia & RRT akan merayakan 75 tahun hubungan diplomatik. Oleh karena itu, terang Retno, Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-RRT akan terus dipupuk dengan semangat kerja sama, saling menghormati & saling menguntungkan. (Z-3)
Sejumlah mantan menteri luar negeri menegaskan, keikutsertaan Indonesia tidak lepas dari komitmen lama bangsa ini dalam membela Palestina dan mendorong penyelesaian damai yang adil.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengundang para menteri dan wakil menteri luar negeri pemerintahan terdahulu ke Istana Negara, diduga perihal Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
MENTERI Luar Negeri (Menlu), Sugiono menjelaskan soal iuran 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,82 triliun untuk keanggotaan Dewan Keamanan bukan membership fee
Menlu Sugiono menegaskan menjaga kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah kebijakan luar negeri Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendorong terciptanya perdamaian serta stabilitas internasional melalui jalur diplomasi dan penguatan kerja sama global.
Sugiono juga menyoroti melemahnya efektivitas tata kelola global dalam merespons krisis yang berkembang semakin cepat dan kompleks.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved