Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto mengundang para menteri dan wakil menteri luar negeri pemerintahan terdahulu ke Istana Negara. Perihal Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza disebut bakal menjadi topik yang didiskusikan.
Menteri Luar Negeri periode 1999-2001 Alwi Abdurrahman Shihab mengatakan undangan yang disampaikan Prabowo ditujukan untuk mendengar masukan dan pandangan mengenai keanggotan Indonesia dalam BoP.
"Presiden memanggil kami ini, yang bekas menlu, untuk memberikan masukan, pendapat kami bagaimana, itu saja," kata dia kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2).
Selain Alwi Shihab, Prabowo juga mengundang Menteri Luar Negeri periode 2014-2024 Retno Marsudi, Wakil Menteri Luar Negeri periode 2014 Dino Patti Djalal, dan sejumlah tokoh lain.
Sebelumnya, Prabowo juga telah mengundang ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan islam untuk berdiskusi mengenai keanggotaan Indonesia dalam BoP. (H-3)
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
PRESIDEN Prabowo Subianto disebut mengambil sikap tegas terkait posisi Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
SEJUMLAH perwakilan ormas Islam dan tokoh Muslim Indonesia disebut menyatakan telah memahami sepenuhnya alasan Presiden Prabowo Subianto masuk ke Board of Peace.
KETUA Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pesan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri (Menlu), Sugiono menjelaskan soal iuran 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,82 triliun untuk keanggotaan Dewan Keamanan bukan membership fee
Menlu Sugiono menegaskan menjaga kepentingan nasional harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah kebijakan luar negeri Indonesia.
Menlu Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendorong terciptanya perdamaian serta stabilitas internasional melalui jalur diplomasi dan penguatan kerja sama global.
Sugiono juga menyoroti melemahnya efektivitas tata kelola global dalam merespons krisis yang berkembang semakin cepat dan kompleks.
Sugiono juga mengungkapkan keprihatinan terhadap meningkatnya kerentanan pengungsi Rohingya yang kini semakin dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan lintas negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved