Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
REALISASI anggaran Perlindungan Sosial yang dianggarkan Rp496,8 triliun pada 2024, sampai dengan 29 Februari tercatat Rp37,9 triliun. Sebanyak Rp22,6 triliun dibelanjakan kementerian/lembaga (K/L), seperti Kemensos sudah membayarkan Rp12,8 triliun kepada penerima PKH sebanyak 10 juta KPM dan sembako untuk 18,7 juta KPM.
"Kemudian Kementerian Tenaga Kerja Rp87,6 miliar untuk bantuan iuran program jaminan kehilangan pekerjaan. Lalu BNPB sudah membayarkan Rp800 miliar untuk pelaksanaan tanggap darurat berbagai bencana sepanjang Januari-Februari," Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada konferensi pers APBN Kita Edisi Maret 2024, Senin (25/3).
Untuk belanja non-K/L sudah direplikasikan Rp14,3 triliun untuk membayarkan subsidi energi, yaitu BBM, LPG, dan listrik. Kemudian subsidi nonenergi untuk subsidi skema resi gudang Rp400 juta.
Baca juga : Belanja 7 Sektor Prioritas APBN 2024 Capai Rp2.259 Triliun. Untuk IKN Rp40,6 T
Transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp900 miliar dalam bentuk bantuan langsung tunai di level desa tercatat 903,9 ribu KPM. "Yang mengeksekusi bantuan langsung tunai ialah pemerintah daerah," kata Menkeu.
Anggaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2024 mencapai Rp496,8 triliun. Untuk Kementerian Sosial (Kemensos) hanya bertanggung jawab atas Rp75,6 triliun seperti program kartu sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan asistensi rehabilitasi sosial, terutama untuk lansia dan lainnya.
Sisanya, dikelola oleh beberapa K/L. Pertama, dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp30 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Lalu dikelola oleh Kementerian Kesehatan Rp49 triliun untuk BPJS Kesehatan PBI JKN bagi masyarakat miskin.
Baca juga : Pendapatan Negara Kontraksi, Posisi APBN masih Surplus
Kemudian untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa Rp10,7 triliun. Sisanya, sebanyak Rp330 triliun berupa Perlindungan Sosial kepada masyarakat dalam bentuk subsidi energi, seperti subsidi BBM, LPG 3 kg, dan listrik.
Sedangkan untuk subsidi nonenergi seperti subsidi pupuk, PSO, subsidi bunga KUR untuk usaha mikro UMKM koperasi, subsidi perumahan kelompok masyarakat berpendapatan rendah (MBR). Sisanya yaitu cadangan antisipasi penanggulangan bencana.
"Semua langsung dinikmati masyarakat. Pemerintah membayar langsung kepada eksekutor yaitu PLN atau Pertamina untuk yang energi," kata Menkeu. (Z-2)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) akan berkolaborasi untuk mendorong kreativitas siswa Sekolah Rakyat melalui pengembangan ekonomi kreatif.
Edi mengaku bingung dengan keputusan KPK menjerat dirinya sebagai tersangka. Padahal, menurut dia, Juliari merupakan mantan pimpinan di Kemensos yang harusnya bertanggung jawab.
Sekolah Rakyat telah beroperasi di 100 titik di seluruh Indonesia dan jumlahnya akan bertambah menjadi 165 titik pada September 2025 mendatang.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
KPK kembali mengembangkan kasus dugaan rasuah terkait penyaluran bansos di Kemensos. Surat perintah penyidikan (sprindik) diterbitkan dari Agustus 2025.
Kemensos mengirim bantuan logistik untuk korban bencana gempa di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, melemparkan isu terkait naiknya iuran kepesertaan BPJS Kesehatan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Kemenkeu menegaskan bahwa potongan video yang menarasikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut guru sebagai “beban negara” adalah hoaks.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal hati-hati atas ambisi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan APBN tanpa defisit pada 2027 atau 2028.
Koalisi Barisan Guru Indonesia (Kobar Guru Indonesia) mengkritisi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang kebijakan anggaran pendidikan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan adanya penambahan anggaran yang signifikan untuk Program Sekolah Rakyat pada tahun 2026.
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengeklaim stabilitas sistem keuangan nasional pada triwulan II 2025 tetap terjaga di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved