Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Central Asia (BCA) terus berkomitmen mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), termasuk dalam hal mendorong kegiatan ekspor. Komitmen itu diwujudkan melalui program Bakti BCA yang meliputi program UMKM Binaan Go Export pada 2023.
Program tersebut menghadirkan pendampingan, mulai dari pelatihan perdagangan ekspor bagi 60 pelaku usaha UMKM terkurasi di Semarang dan Yogyakarta, bekerja sama dengan Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan.
Pelatihan tersebut mencakup sejumlah materi yang akan mempersiapkan para peserta UMKM untuk membawa produknya ke kancah internasional, antara lain peningkatan kualitas produk, identifikasi potensi pasar ekspor, pemahaman akses ekspor, hingga simulasi transaksi luar negeri.
Baca juga : Ikuti Trade Expo Indonesia 2023, IEC Bawa 12 Pelaku Ekspor Pamerkan Produk
Selain pelatihan, program UMKM Binaan Go Export juga mendorong partisipasi UMKM pada sejumlah pameran besar. Upaya tersebut sudah diwujudkan dengan menghadirkan sejumlah UMKM binaan, termasuk Desa Bakti BCA, pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2023.
Sebagai hasil dari pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan, salah satu UMKM peserta program UMKM Binaan Go Export asal Yogyakarta, Wastraloka, berhasil menembus pasar ekspor dengan menjual produk ke Tiongkok.
Pemilik Wastraloka, Eni Anjayani, mengaku bersyukur dengan kehadiran Bank BCA yang membantu usahanya menembus pasar internasional. Pasalnya, hanya setelah mengikuti pendampingan dari BCA, Wastraloka berhasil melakukan ekspor.
Baca juga : Mendag Luncurkan Pameran TEI 2023, Bidik Transaksi Lebih dari US$15,8 Miliar
"Kami merasa sangat terbantu. Kami sebelumnya pernah mengikuti program sejenis yang diadakan lembaga lain, tapi hasilnya masih ekspor secara tidak langsung. Ketika ada tawaran dari BCA, kami berkomitmen untuk serius, karena sebelumnya kita ikut program sejenis, tapi tidak kunjung tembus ekspor sendiri," ungkap Eni seperti dikutip dari siaran pers, Senin (4/3).
EVP Bisnis Commercial & SME BCA Freddy Iman mengaku sangat senang Wastraloka dapat melakukan ekspor, dan saat ini dalam proses repeat order ke Tiongkok. BCA turut mendampingi Wastraloka melalukan ekspor perdananya dengan menjual produknya kepada diaspora Indonesia di Tiongkok bernama Warisan Roemah Indonesia (WRI).
"BCA turut mendorong UMKM supaya bisa membuka pasar ekspor, dengan mengenalkan UMKM kepada pasar potensial. Salah satu upayanya adalah dengan keikutsertaan UMKM di pameran-pameran seperti Trade Expo Indonesia 2023 dan BCA Expoversary 2024," ujar Freddy. (Z-11)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Sebagai agency terkemuka, HDA GO memposisikan diri sebagai solusi end-to-end bagi pemilik restoran, coffee shop, tempat makan, hingga penginapan.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved