Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Export Channel (IEC), sebuah asosiasi dan platform pembelajaran ekspor berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2023.
IEC sebagai fasilitator bagi pelaku usaha ekspor, berkomitmen untuk membantu eksportir mengeksplorasi peluang pasar pada ajang perdagangan bergengsi tersebut.
Ini adalah tahun kedua berturut-turut Indonesian Export Channel mengikuti Trade Expo Indonesia.
Baca juga : Federasi Ekspor Pangan India Gelar ‘Buyer and Seller Meet’ di Jakarta
Indonesian Export Channel telah menyeleksi 12 perusahaan terpilih untuk mewakili organisasi ini dalam TEI 2023 yaitu:PT Hnf Alam Sejahtera, PT Deli Farm International, PT. Mak Yus Internasional, PT Suma Briket Premium, PT Niaga Kusuma Cemerlang, PT Nau Global Jaya, PT Inti Agro Solution komoditi, PT Universal Seafood Nusantara, PT Agrapana Agrikultur Perkasa, PT Anugrah Berkah Berniaga, PT Metro Impex Makmur, PT Yuwana Usaha Indonesia.
Perusahaan-perusahaan itumenawarkan berbagai produk, mulai dari gula kelapa, turunan singkong, tepung tapioka, briket arang kelapa, rendang seasoning, teh, rempah-rempah, minyak atsiri, hasil laut, hingga produk-produk unggulan lainnya.
Produk-produk yang dipamerkan mencakup beragam industri, dari komoditas pertanian hingga barang konsumen bergerak cepat (FMCG).
Baca juga : Tren Pelemahan Perdagangan Indonesia Diprediksi akan Berlanjut
Selain memamerkan produk, Indonesian Export Channel akan memberikan pelatihan khusus kepada perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi.
Pelatihan bertujuan untuk mempersiapkan para eksportir dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar proses ekspor berjalan sukses dan mengurangi kesalahan.
“Indonesia Export Channel mulai berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia sejak 2022, Kami kembali untuk mendapatkan pengalaman lebih dan menjalin koneksi langsung dengan pembeli potensial melalui pameran ini, harapan kami adalah para tenant bisa berhasil menjalin kesepakatan dagang, dan sebagai asosiasi, kami dapat membangun hubungan baru dengan pembeli,” ucap Ketua Umum Indonesian Export Channel Ronnie Aban.
Baca juga : OJK Sebut Indonesia Cukup Baik Memitigasi Sejumlah Ketidakpastian Global
Ronnie mengatakan, TEI menjadi momentum penting bagi IEC yang sebagai asosiasi pelaku usaha ekspor dan merupakan program tahunan kementrian perdagangan yang selalu diikuti.
“Ini akan menjadi salah satu program tahunan kami, Kami menyediakan stan, kesempatan business matching, sesi pelatihan, dan berbagai sumber daya lainnya untuk memastikan mereka siap mengikuti acara ini,” ungkap Ketua Panitia Booth Indonesian Export Channel untuk Trade Expo Indonesia 2023 Bhavesh Nawani.
Partisipasi Indonesian Export Channel dalam Trade Expo Indonesia 2023 menjadi kesempatan yang menarik baik bagi organisasi maupun perusahaan-perusahaan terpilih.
Baca juga : Gandeng PT Perishable Logistic Indonesia, ExportHub.id Sukses Gelar Exclusive Hybrid Talk Show
Dengan dedikasinya untuk meningkatkan sektor ekspor Indonesia, Indonesian Export Channel siap untuk menciptakan dampak yang signifikan di Trade Expo Indonesia 2023, membangun hubungan yang lebih kuat dengan mitra global, dan memamerkan produk-produk unggulan Indonesia. (Z-5)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved