Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan Bahwa pembatasan pembelian beras di seluruh ritel bertujuan untuk pemerataan.
"Karena kalau ritel belinya 10 ton itu bukan ritel namanya. Kalau mau beli 5-10 ton mainnya ke Pasar Induk Cipinang, beli disini ada, tapi kalau ke ritel 10 kilogram. Kalau di rumah kita ada 10 ton itu namanya tukang jualan, kalau mau belu ton-tonan belinya disini, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Tapi kalau yang rumah tangga 5-10 kilogram sudah cukup," kata Arief saat ditemui di PIBC, Senin (12/2).
Arief bersama dengan presiden, Kementerian Perdagangan, BUMN, dan Menko Perekonomian mengakui pada pagi tadi telah mengadakan rapat bersama untuk membahas kondisi perberasan hari ini.
Baca juga : Dirut Bulog Janjikan Minggu Depan Stok Beras Kembali Normal
"Beras hari ini cukup, buktinya kalau gak percaya main aja ke pasar. Di rumah tangga, di rumah bapak ibu semua pasti ada beras," ungkapnya.
Setelah rapat dengan Presiden itu, Arief meeting diperintah untuk membereskan kondisi beras di Cipinang untuk mengconvert beras ke 5 kilogram agar bisa dikirim ke pasar modern dan pasar tradisional.
"Karena di Cipinang ini stoknya banyak tapi di pasar modern stoknya sedikit. Kami mau percepat cetak yang 5 kilogram SPHP nanti Bulog akan berkoordinasi dengan penggiling padi kirim ke modern market, kirim ke pasar tradisional, itu yang 5 kilogram untuk SPHP," terang dia.
Baca juga : Harga Beras Melambung, Gagal Panen dan Pemilu jadi Pemicunya
Di kesempatan yang sama, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Roy N Mandey menyampaikan bahwa pembatasan pembelian beras di ritel itu bertujuan supaya konsumen tidak melakukan pembelian yang berlebihan..
"Jadi kita membatasi setiap konsumen supaya ada pemerataan jadi tidak ada yang beli berlebihan. Konsumsi rumah tangga yang di ritel itu untuk kebutuhan rumah tangga bukan untuk disimpan lagi atau untuk dijual lagi dan lain sebagainya," jelasnya.
Selain itu, Roy juga menyebut bahwa pembatasan pembelian beras di ritel dibatasi setiap konsumen adalah 10 kilogram.
Baca juga : Tiga Bulan ke Depan, Pemerintah Banjiri Beras Bansos ke Masyarakat
"Jadi kita memprioritaskan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat itu dengan 10 kilogram atau 2x5 kilogram," papar dia.
(Z-9)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
PEMERINTAH memperpanjang penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan stok beras nasional 2026 aman. Indonesia, menurut Bapanas, surplus 3 juta ton.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan keberlanjutan program intervensi perberasan pada tahun 2026.
Angin segar bagi ibu rumah tangga, harga cabai rawit merah dan bawang merah kompak turun drastis per 6 Januari 2026. Simak rincian harga sembako terbaru di sini.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Sepanjang 2025, sektor ritel perangkat teknologi dan gaya hidup digital menunjukkan dinamika pertumbuhan yang relatif stabil.
Kemendagri juga mengarahkan adanya pengecualian penjualan dan pembelian produk rokok di tempat-tempat yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
EDUKATOR pasar modal Rita Efendy, mengatakan, edukasi berbasis riset merupakan fondasi untuk membangun keputusan investasi yang bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved