Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan Bahwa pembatasan pembelian beras di seluruh ritel bertujuan untuk pemerataan.
"Karena kalau ritel belinya 10 ton itu bukan ritel namanya. Kalau mau beli 5-10 ton mainnya ke Pasar Induk Cipinang, beli disini ada, tapi kalau ke ritel 10 kilogram. Kalau di rumah kita ada 10 ton itu namanya tukang jualan, kalau mau belu ton-tonan belinya disini, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Tapi kalau yang rumah tangga 5-10 kilogram sudah cukup," kata Arief saat ditemui di PIBC, Senin (12/2).
Arief bersama dengan presiden, Kementerian Perdagangan, BUMN, dan Menko Perekonomian mengakui pada pagi tadi telah mengadakan rapat bersama untuk membahas kondisi perberasan hari ini.
Baca juga : Dirut Bulog Janjikan Minggu Depan Stok Beras Kembali Normal
"Beras hari ini cukup, buktinya kalau gak percaya main aja ke pasar. Di rumah tangga, di rumah bapak ibu semua pasti ada beras," ungkapnya.
Setelah rapat dengan Presiden itu, Arief meeting diperintah untuk membereskan kondisi beras di Cipinang untuk mengconvert beras ke 5 kilogram agar bisa dikirim ke pasar modern dan pasar tradisional.
"Karena di Cipinang ini stoknya banyak tapi di pasar modern stoknya sedikit. Kami mau percepat cetak yang 5 kilogram SPHP nanti Bulog akan berkoordinasi dengan penggiling padi kirim ke modern market, kirim ke pasar tradisional, itu yang 5 kilogram untuk SPHP," terang dia.
Baca juga : Harga Beras Melambung, Gagal Panen dan Pemilu jadi Pemicunya
Di kesempatan yang sama, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Roy N Mandey menyampaikan bahwa pembatasan pembelian beras di ritel itu bertujuan supaya konsumen tidak melakukan pembelian yang berlebihan..
"Jadi kita membatasi setiap konsumen supaya ada pemerataan jadi tidak ada yang beli berlebihan. Konsumsi rumah tangga yang di ritel itu untuk kebutuhan rumah tangga bukan untuk disimpan lagi atau untuk dijual lagi dan lain sebagainya," jelasnya.
Selain itu, Roy juga menyebut bahwa pembatasan pembelian beras di ritel dibatasi setiap konsumen adalah 10 kilogram.
Baca juga : Tiga Bulan ke Depan, Pemerintah Banjiri Beras Bansos ke Masyarakat
"Jadi kita memprioritaskan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat itu dengan 10 kilogram atau 2x5 kilogram," papar dia.
(Z-9)
TREN harga dua komoditas pangan strategis, yakni cabai rawit merah dan daging ayam ras, menunjukkan penurunan signifikan secara nasional di awal Maret 2026.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
APCI memprediksi setelah periode Imlek, harga cabai rawit merah akan bergerak turun secara bertahap.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan hasil sidak menunjukkan kondisi harga relatif stabil dan pasokan tersedia.
Tradisi mudik yang memacu mobilitas masyarakat juga perlu disiapkan sejak dini.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
Pola belanja rumah tangga di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan pergeseran penting: konsumsi semakin merata antarwilayah.
Lanskap ritel di kawasan perkotaan Indonesia diperkirakan terus bergerak hingga 2026, namun arahnya tak lagi bertumpu pada transaksi jual beli semata.
Pertumbuhan kawasan hunian di wilayah penyangga Jakarta turut mengubah lanskap ritel, khususnya pada segmen elektronik dan perlengkapan rumah tangga.
Hypefast akan menggelar Hystoric Hybrid Race, festival wellness dengan konsep hybrid race unik, di Pos Bloc, Jakarta, 7 Februari 2026.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved