Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Transformasi Bisnis dengan Perkuat Infrastruktur Ritel Terintegrasi

Despian Nurhidayat
23/1/2026 12:59
Transformasi Bisnis dengan Perkuat Infrastruktur Ritel Terintegrasi
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Hypefast, pelopor ekosistem ritel berbasis teknologi dan rumah bagi berbagai brand lokal di Indonesia, mengumumkan peta jalan strategis perusahaan menuju penawaran umum perdana saham (IPO) yang ditargetkan pada pertengahan 2027.

Langkah ini dibarengi dengan peluncuran identitas korporasi baru dan penegasan posisi Hypefast, bukan sekadar sebagai brand aggregator, melainkan sebagai infrastruktur operasional penuh bagi brand lokal.

"Transformasi ini menegaskan evolusi model bisnis kami, dari sekadar menggabungkan brand (aggregator), kami akan beroperasi sebagai mesin penggerak (engine) yang memiliki kontrol penuh, mulai dari manufaktur hingga distribusi ke tangan konsumen," kata Founder dan CEO Hypefast Achmad Alkatiri, di Jakarta, Kamis (22/1).

Ia menegaskan optimisme IPO ini didukung fundamental bisnis solid. Hypefast bertransformasi menjadi ekosistem ritel terintegrasi yang mencatatkan EBITDA positif dan arus kas positif mulai 2024. Namun, nilai jual utama terletak pada ekosistem yang defensif dan berkonsep agility at scale.
Di antaranya, manufaktur mandiri yakni dalam proses memperkuat lini produksi internal, menjamin kecepatan (speed-to-market) dan margin lebih sehat.

Selanjutnya, dominasi distribusi yakni jaringan distribusi offline yang menembus lebih dari 10 ribu titik penjualan di seluruh Indonesia.
"Selain itu di awal 2026 ini, kami meluncurkan D2C e-commerce website untuk setiap brand, yang dilengkapi AI-based features. Ini memberikan stabilitas pendapatan yang tidak hanya bergantung pada algoritma marketplaces," jelasnya.

Terakhir, dari sisi tim ahli, didukung 150 talenta ritel terbaik di kantor pusat yang mengelola operasional harian brand secara terpusat.

Achmad menjelaskan infrastruktur ini adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan (sustainable growth).

"Pasar gen Z dan milenial bergerak sangat cepat. Untuk menang di pasar ini dalam jangka panjang, viral tidak cukup. Kami butuh infrastruktur gesit. Itulah yang kami bangun, sistem terintegrasi yakni kami bisa memproduksi, mendistribusikan, dan memasarkan brand dengan efisiensi tingkat tinggi," ujarnya.

Ia mengemukakan dengan identitas baru dan tagline Building the Brands of Tomorrow, pihaknya ingin membangun aset masa depan nyata, bukan hanya mengikuti tren.

"Saya sangat percaya, brand konsumen kelas dunia lahir dari sistem yang kami bangun di sini," ucapnya.

Ia menambahkan sebagai langkah nyata memperkenalkan identitas barunya, Hypefast akan menggelar Hystoric Hybrid Race, festival wellness dengan konsep hybrid race unik, di Pos Bloc, Jakarta, 7 Februari 2026.

"Acara ini kami rancang khusus untuk memfasilitasi tren gaya hidup sehat yang meledak di kalangan gen Z dan milenial. Tidak tanggung-tanggung, kami menggandeng Garmin sebagai official partner," katanya.

Ia menambahkan daya tarik acara ini adalah kehadiran Hong Beom-seok, mantan tentara pasukan khusus Korea Selatan yang juga bintang reality show global (seperti Physical: 100 dan The Soldiers).

"Antusiasme publik terhadap wajah baru Hypefast melalui acara ini amat luar biasa. Kami ingin dikenal bukan hanya sebagai perusahaan korporat di balik layar, tetapi sebagai brand yang mengerti denyut nadi anak muda. Terbukti, baru seminggu penjualan tiket dibuka, lebih dari 500 atlet dan pegiat olahraga mendaftar," paparnya.

Dia berharap melalui rebranding dan inisiatif Hystoric Hybrid Race, masyarakat tidak hanya mengenal produk portofolio brand-nya (seperti Luxcrime, Bohopanna, Cessa dan lainnya), tetapi juga mengenal Hypefast sebagai group brand ritel modern dan inovatif dengan ekosistem aktif.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya