Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempermudah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masuk pasar modal.
Hal tersebut menyusul arahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan.
"Sudah ada POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) juga yang mengatur itu ya, dan bursa juga sudah mengakomodir dengan adanya papan akselerasi, ujar Jeffrey seperti dilansir dari Antara, Rabu (3/1).
Baca juga: Sejumlah UMKM Binaan Mind Id Raih Kesuksesan Hingga Kancah Internasional
Jeffrey menjelaskan papan akselerasi merupakan salah satu alternatif bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan pasar modal. Papan tersebut diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan dengan skala yang lebih kecil.
"Papan akselerasi itu antara lain adalah untuk mengakomodir perusahaan-perusahaan dengan skala yang lebih kecil untuk bisa masuk dan menghimpun dana di pasar modal," kata Jeffrey.
Jeffrey menambahkan, BEI juga akan mendorong pengembangan securities crowdfunding (SCF) sebagai alternatif pembiayaan bagi UMKM.
SCF adalah bentuk skema pembiayaan alternatif untuk penggalangan dana (raising fund) melalui pasar modal. Skema itu dinilai memudahkan bisnis atau seseorang dalam memperoleh pendanaan dari pasar modal.
"Di sisi OJK, ada SCF itu juga untuk mengakomodir para pelaku usaha yang lebih kecil untuk bisa ikut menghimpun dana di pasar modal," ujar Jeffrey.
Baca juga: Usaha Cuci dan Sewa Mobil Didukung Modal PT Timah
Lebih lanjut ia mengungkapkan meskipun sudah ada papan akselerasi, kinerjanya masih belum sebaik papan utama. Hal tersebut dikarenakan karakteristik UMKM berbeda dengan perusahaan besar yang ada di papan utama.
"Kinerja perusahaan besar yang di papan utama dengan yang di papan akselerasi tentu berbeda. Segmen investornya juga mungkin berbeda ya, jadi memang itu kan untuk mengakomodir supaya UMKM bisa mendapat perhatian dari investor," kata Jeffrey.
Jeffrey berharap dengan koordinasi yang intensif dengan OJK, BEI dapat meningkatkan akses pembiayaan UMKM di pasar modal.
"Nanti kita tentu dengan OJK akan koordinasi ya. supaya bisa lebih mengoptimalkan lagi UMKM bisa menghimpun dana di pasar modal. Apakah peran bursa bisa ditingkatkan atau seperti apa. Tentu kami akan berkoordinasi dengan OJK," ujar Jeffrey. (Z-6)
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
BEI kebut proposal ke MSCI & FTSE. Aturan free float 15% masuk tahap final OJK, sementara daftar konsentrasi pemegang saham segera dirilis.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
SOROTAN lembaga pemeringkat dan indeks global seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Moody’s Ratings terhadap Indonesia dinilai memiliki dampak yang cukup serius.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan investor.
PEJABAT Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan transparansi pasar modal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved