Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BRIGHT Eight Group perkenalkan konsel rumah jenius (genius home) lewat Golden Palma Bintaro, Pondok Aren, Tanggerang Selatan. Bak harta karun tersembunyi (hidden gem), klaster tahap pertama seluas 1 hektar ini ditawarkan dengan harga Rp1,2 miliar.
Founder dan CEO Bright Eight Group Yusuf Wuisan menjelaskan, Bright Eight Group mengembangkan Golden Palma Bintaro sebagai Genius Home, di mana rumah terkoneksi dengan sistem AI (artificial intelligence). Bahkan Bright Eight Group mengklaim Golden Palma Bintaro sebagai The First Genius Home in Indonesia.
"Rumah-rumah di Golden Palma Bintaro, bukan sekadar smart home. Dengan sistem AI, rumah bukan lagi hanya benda mati, namun bisa membantu laiknya asisten pribadi. Sistem Genius Home dapat memberi opsi dan preferensi kepada penghuni, terkait informasi yang mereka butuhkan dan apa yang mesti mereka lakukan," jelas Yusuf Wuisan di Jakarta, Rabu (30/11).
Baca juga: Sukses dengan Penjualan Perdana CitraGarden Bintaro, Ciputra Raih Omset 800 Miliar
Menurut Yusuf, Golden Palma Bintaro memiliki total lahan 20 hektar yang dibagi dalam beberapa tahap pembangunan. Tahap pertama seluas 1 hektar merangkum sebanyak 91 unit rumah dengan Luas Tanah (LT) 60 m2/Luas Bangunan (LB) 95 m2.
“Rumah-rumah di Golden Palma Bintaro dikembangkan dengan desain modern yang mengusung konsep split level. Rumah dibangun setinggi tiga lantai dengan tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi,” kata dia.
Baca juga: Di Bintaro Design District 2023, Alner Kenalkan Konsep Kurangi Sampah Plastik

Golden Palma Bintaro merupakan proyek kedua Bright Eight Group setelah sukses menggarap proyek pertama, yakni Bali Mansion di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan.
Awalnya, konsep split level yang digunakan di Golden Palma Bintaro banyak digunakan di kawasan berkontur untuk mendapatkan banyak ruang dalam satu rumah, namun tetap terlihat luas dengan memaksimalkan ruang vertikal.
"Sebenarnya, proyek Golden Palma Bintaro mulai kami kerjakan di 2021, namun lantaran pandemi Covid-19, terpaksa ditunda. Di tahun itulah kami mematangkan konsep rumah dan kawasan, sambil melakukan land clearing," kata Yusuf Wuisan.
Setelah pandemi mereda dan semua perizinan selesai, Bright Eight Group mulai memasarkan tahap pertama Golden Palma Bintaro. Dan dalam waktu kurang dari satu tahun, telah terjual sekitar 30%.
Konsep rumah dibuat sedemikian matang, sehingga menghasilan sebuah bentuk desain yang baru, mampu menarik minat generasi muda dan milenial, namun dengan harga yang terjangkau.
“Saat ini, unit rumah di Golden Palma Bintaro dipasarkan mulai Rp1,3 miliaran. Tipe unit hoek dibuat dengan ukuran yang sama (LT/LB: 60/95), namun kami pasarkan sedikit lebih mahal, karena akses rumah yang lebih nyaman dan view yang lebih luas," kata Yusuf Wuisan.
Guna menarik calon konsumen, Golden Palma Bintaro menawarkan promo menarik dengan nilai lebih dari Rp200 juta, yakni: DP 0% , gratis PPN, gratis biaya BPHTB, Biaya KPR dan Biaya AJB Subsidi Rp20 Juta, serta gratis Biaya Akad bank untuk 5 unit pertama.
Untuk fasilitas KPR, Golden Palma Bintaro bekerja sama dengan tiga bank, yakni Bank BTN, BSI, dan Bank BRI.
Lokasi Golden Palma Bintaro dekat dengan beragam fasilitas transportasi publik, seperti Stasiun Jurang Mangu, Stasiun Pondok Ranji serta fasilitas kesehatan, yakni RS Premier Bintaro, RS Pondok Indah Bintaro Jaya, RS Premier Bintaro, dan RS dr. Suyoto.
Beberapa pusat belanja juga terletak tak jauh dari Golden Palma Bintaro, seperti Plaza Bintaro Jaya, Lotte Mart Bintaro, Transpark Mall Bintaro, Bintaro XChange Mall, Living Plaza Bintaro, dan Superindo.
Sementara, beberapa institusi pendidikan juga tersedia di sekitar Golden Palma Bintaro, seperti Al-Azhar Bintaro, Highscope, Global Jaya, Universitas Pembangunan Jaya, STIP Trisakti, dan STAN. (Z-10)
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Percepatan serah terima ini sebagai wujud komitmen pengembang dalam menjaga kepercayaan konsumen, khususnya terkait ketepatan waktu penyelesaian hunian.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved