Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Tanpa Pemetaan Demand, Program Perumahan Dinilai Salah Arah

 Gana Buana
06/2/2026 16:13
Tanpa Pemetaan Demand, Program Perumahan Dinilai Salah Arah
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah dalam diskusi bertajuk Peluang dan Tantangan Industri Properti 2026 yang digelar Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera).(Dok. Forwapera)

ANGKA backlog perumahan dinilai tidak bisa langsung diperlakukan sebagai angka permintaan (demand) yang siap dieksekusi menjadi program. Sebab, data perumahan dinilai belum menjawab siapa yang benar-benar membutuhkan, di mana lokasi, dan apa yang paling mendesak.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, menyampaikan angka backlog perumahan saat ini tidak memperjelas apa yang sebenarnya diukur dan bagaimana angka itu diterjemahkan menjadi daftar kebutuhan riil. Angka ini tidak pernah diidentifikasikan sebagai angka permintaan dan tidak pernah terkonsolidasi, sehingga ekosistem suplai ikut terganggu.

“Kalau angka backlog hanya jadi angka, tapi permintaannya tidak pernah benar-benar dipetakan, maka sisi supply-nya kacau,” kata Fahri dalam diskusi bertajuk Peluang dan Tantangan Industri Properti 2026 yang digelar Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di The Hub Sinar Mas Land, Jakarta, kemarin.

Dalam paparannya, Fahri membedakan beberapa lapis persoalan backlog yang kerap tercampur. Ia menjelaskan ada backlog kepemilikan, keluarga yang tidak punya rumah, tidak punya rumah di tempat lain, dan tidak punya tanah, sekitar 9,8 juta keluarga. Di sisi lain, ada backlog kelayakan, keluarga yang tinggal di rumah tidak layak meski rumah itu milik mereka, sekitar 20 juta keluarga.

Ia kemudian menyoroti satu kelompok yang menurutnya paling rentan dan sering luput, yakni keluarga yang tinggal di rumah tidak layak. Rumah itu bukan miliknya, serta tidak punya rumah atau tanah di tempat lain. Kelompok ini disebutnya sekitar 6 juta keluarga dan perlu segera diidentifikasi karena menjadi prioritas.

Fahri menilai masalah perumahan tidak bisa diatasi hanya dengan produksi tanpa pembenahan tata kelola. Menurutnya, negara seharusnya fokus mengatur ekosistem agar pelaku usaha tinggal membangun, bukan menjadikan negara sebagai “marketing properti”. 

“Rumah bukan komoditas, melainkan hak asasi, sehingga intervensi pemerintah harus komprehensif dari hulu ke hilir, termasuk penertiban tata kelola tanah dan perizinan serta pembiayaan jangka panjang,” lanjut Fajri.

Pelemahan Daya Beli

Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Hari Ganie, menyebut kinerja industri properti nasional belum sepenuhnya pulih. Menurutnya, perlambatan ekonomi dan iklim kebijakan yang belum mendukung membuat sektor ini masih menghadapi tekanan. 

“Indikasinya terlihat dari penjualan rumah komersial yang turun tajam, meskipun pemerintah telah menggulirkan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP),” kata Hari Gani.

Ia menilai pelemahan daya beli turut membatasi ruang gerak pasar. Di sisi lain, ketidakpastian , dari penerapan Lahan Sawah Dilindungi, PP Tanah Terlantar, hingga rencana revisi RTRW di sejumlah daerah, dinilai menambah beban pengembang. 

“Industri butuh kepastian, karena tanah adalah bahan baku utama pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Property Syariah Himperra, Hadiana, melihat ceruk perumahan syariah kian terbuka seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hunian yang sejalan dengan prinsip syariah. Ia menegaskan, konsep perumahan syariah bukan sekadar label pemasaran, melainkan penerapan standar halal secara menyeluruh, dari proses perolehan lahan, skema pembiayaan, hingga akad jual beli.

Menurut Hadiana, meski berangkat dari nilai Islam, perumahan syariah tetap membawa semangat inklusivitas dan keberagaman. Dengan transaksi yang bebas riba, akad yang transparan, serta perlindungan hukum bagi konsumen, skema ini diharapkan menjadi alternatif hunian yang lebih adil, aman, dan berkelanjutan.

Di sisi pembiayaan, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menyampaikan BP Tapera membukukan kinerja positif sepanjang 2025. 

Memasuki 2026, BP Tapera menyiapkan rencana kerja bertajuk Sinergi, Inovasi, dan Promosi (SIP 350 Ribu). Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah, sekaligus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dan asosiasi pengembang.

“BP Tapera juga menyiapkan produk pembiayaan renovasi dan pembangunan rumah di atas lahan sendiri bagi MBR yang sudah memiliki tanah. Inovasi ini diharapkan memperlebar akses pembiayaan hunian layak dan berkualitas,” kata dia.

Dari kalangan pengembang, Direktur Utama Pesona Kahuripan Group, Angga Budi Kusuma, menilai tantangan penyaluran KPR subsidi pada 2026 masih besar. Ia menyebut pengembang rumah tapak mulai perlu mengantisipasi arah pasar dengan mempelajari hunian vertikal. 

“Ini tantangan, tapi saya optimistis bisa dilalui. Developer yang selama ini bermain di rumah tapak harus segera belajar bermain di rumah vertikal, walaupun potensi rumah tapak masih sangat besar,” kata Angga.

Optimisme itu, menurut Angga, juga ditopang oleh berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai pro-rakyat.

Anugerah Forwapera 2026

Ketua Forwapera Erfendi Eka Putra mengatakan Forwapera kini memasuki usia ke-20 tahun. Dalam momentum dua dekade, Forwapera menghadirkan Anugerah Forwapera. 

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kolaborasi luar biasa dari seluruh stakeholder perumahan, baik tokoh, asosiasi, perusahaan pengembang, hingga proyek-proyek perumahan dan properti terbaik di Tanah Air,” ujar Erfendi.

Erfendi menambahkan, Anugerah Forwapera juga menjadi bentuk dukungan insan pers terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penentuan pemenang melalui tahapan seleksi, analisis, survei dan riset data, serta penilaian akhir oleh Dewan Juri yang terdiri dari jurnalis senior sektor perumahan, Edo Rusyanto, Lukita Grahadyarini, dan Ahmad Punto.

Berdasarkan penilaian Forwapera, terdapat 40 penerima Anugerah Forwapera 2026 yang terbagi dalam lima kategori: Tokoh Inspiratif, Penghargaan Khusus, Pengembang dan Proyek Properti (Subsidi dan Non-Subsidi), Perbankan dan Lembaga Keuangan Non-Bank, serta Pendukung Industri.

Berikut penerima Anugerah Forwapera 2026

LIST PENERIMA ANUGERAH FORWAPERA 2026

KATEGORI TOKOH INSPIRATIF

  • HASHIM S. DJOJOHADIKUSUMO, Ketua Satgas Perumahan - Tokoh Pendorong Pembangunan Perumahan
  • AGUS HARIMURTI YUDHOYONO, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan - Penggerak Kebijakan Perumahan dan Infrastruktur
  • MARUARAR SIRAIT, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman - Inisiator Penggerak Ekosistem Perumahan
  • FAHRI HAMZAH, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Tokoh Pendorong dalam Meningkatkan Akses Masyarakat Terhadap Hunian Terjangkau
  • SUHARSO MONOARFA, Menteri Perumahan Rakyat 2009-2011 - Pelopor Skema Pembiayaan FLPP
  • PANANGIAN SIMANUNGKALIT - Pakar Perumahan Paling Inspiratif
  • NIXON L.P NAPITUPULU, Direktur Utama BTN - CEO Inspiratif dalam Transformasi Bidang Perbankan
  • ANGGA BUDI KUSUMA, Direktur Utama Pesona Kahuripan Group - Figur Inspiratif Perumahan 2026
  • INDRA UTAMA, Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk - Figur Penggerak Media, Kompetensi Profesi Properti dan Pemberdayaan Desa

KATEGORI PENGHARGAAN KHUSUS

  • DPP REI - Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
  • DPP APERSI - Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
  • DPP HIMPERRA - Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
  • DPP APPERNAS JAYA - Asosiasi Pengembang Paling Mendukung Program Perumahan Rakyat
  • THE HUD INSTITUTE - Lembaga Kajian yang Intens Terhadap Isu Perumahan Rakyat

KATEGORI PENGEMBANG DAN PROYEK PROPERTI

Subsidi

  • PESONA KAHURIPAN GROUP - Pengembang Rumah Subsidi Terbaik 2026
  • INFINITI REALTY - Pengembang Rumah Subsidi Inovatif 2026
  • PT KREASI PRIMA NUSANTARA - Pengembang Properti Berkonsep Syariah Terbaik
  • MULIA GADING KENCANA - Pionir Perumahan Subsidi Bangunan Hijau
  • PONDOK BANTEN INDAH - Perumahan Subsidi Berkonsep Hunian Klaster Terbaik
  • ARSOL LAND - Rumah Subsidi Kualitas Komersil

Non Subsidi

  • DWICITRA LAND - Pengembang Berorientasi Masa Depan Berkelanjutan
  • METLAND TRANSYOGI - Kawasan Hunian Terbaik di Timur Cibubur
  • GRAND RESIDENCE CITY - Perumahan dengan Dedikasi terhadap Kualitas di Bekasi
  • METLAND CIKARANG - Kota Mandiri Unggulan Berkonsep Hijau di Cikarang
  • ELNINO LIVING TANGERANG - Perumahan Berkualitas dengan Konsep Smart Living Paling Terjangkau
  • MODERN CIKANDE INDUSTRIAL ESTATE - Kawasan Industri Unggulan Penopang Ekonomi Nasional
  • THE HUB SINAR MAS LAND - Ruang Komunal Terbaik di Pusat Kota

KATEGORI PERBANKAN DAN LEMBAGA KEUANGAN NON BANK

  • PT BANK NEGARA INDONESIA TBK - Bank Inovatif dalam Memberikan Solusi Hunian Perkotaan & Integrasi Digital
  • PT BANK TABUNGAN NEGARA TBK - Bank Paling Konsisten dan Fokus Dalam Pembiayaan Rumah Rakyat
  • PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK - Pionir Pembiayaan Hunian Syariah Berkelanjutan
  • BP TAPERA - Garda Terdepan Realisasi Rumah Bersubsidi
  • PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL- Akselerator Pembiayaan Sekunder Perumahan

KATEGORI PENDUKUNG INDUSTRI

  • PT WASKITA BETON PRECAST TBK - Perusahaan Beton Pracetak Berkontribusi Tinggi terhadap PSN dengan Tata Kelola Berkelanjutan
  • PT NINDYA KARYA - Perusahaan Kontraktor Paling Responsif dalam Penyediaan Hunian Sementara Bencana Sumatera
  • PT. TATALOGAM LESTARI - Penggerak Ekosistem Konstruksi Modern Indonesia
  • ASAKI - Asosiasi Yang Konsisten Mendukung Program 3 Juta Rumah
  • DODY AGOENG, Corporate Secretary Bank Syariah Nasional (BSN) – Figur Humas Sektor Perumahan Terpopuler dan Humanis
  • PT. METROPOLITAN LAND TBK - Humas/Marcomm Pengembang Paling Responsif terhadap Media
  • SINAR MAS LAND - Humas/Marcomm Pengembang Paling Populer
  • PT NINDYA KARYA - Perusahaan Kontraktor Inovatif Dalam Program CSR



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya