Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada kuartal III 2023 mencapai 5,2%. Ini mencerminkan kenaikan pada investasi bisnis dan belanja pemerintah.
Namun pengeluaran rumah tangga turun, karena belanja jasa mulai melambat. Investasi bisnis meningkat didukung oleh pengeluaran infrastruktur yang didukung juga kuatnya sektor properti.
"Sejauh ini, belanja konsumen AS tetap kuat didukung oleh pasar tenaga kerja yang solid dan banyaknya acara serta perjalanan. Hal ini menggambarkan bahwa potensi resesi kian semakin berkurang dan semakin tercipta perekonomian yang soft landing," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Kamis (30/11).
Baca juga: Minyak Dunia Lanjutkan Tren Kenaikan Menjelang Pertemuan OPEC+
Hal ini juga memberikan keyakinan kepada dua pejabat bank sentral AS The Fed yaitu Loretta Mester dan Raphael Bostic yang mengatakan kebijakan saat ini merupakan level yang tepat bagi The Fed untuk bersikap responsif dan merespons dengan tepat terhadap situasi dan kondisi yang terus berkembang. Mester memberikan indikasi dirinya akan mendukung tingkat suku bunga Fed Rate untuk tetap berada di level yang sama. Dia menyampaikan bahwa kebijakan moneter berada di posisi yang baik bagi para pengambil kebijakan untuk menilai informasi yang masuk mengenai perekonomian dan kondisi keuangan.
"Serta menilai apakah kebijakan telah dikalibrasi dengan baik untuk memastikan inflasi berada di jalur yang tepat untuk turun hingga target The Fed yaitu 2%," kata Nico. Ini merupakan salah satu sentimen positif, karena semakin banyak pejabat The Fed yang menyatakan akan mendukung level Fed Rate yang ada saat ini untuk tidak berubah. Raphael Bostik juga semakin yakin bahwa inflasi berada di jalur yang tepat untuk turun.
Baca juga: Strategi Pemasaran di Tengah Badai Politik Menuju 2024
Namun pejabat The Fed lain, Thomas Barkin, mengatakan bahwa The Fed masih harus tetap mempertimbangkan opsi untuk menaikkan tingkat suku bunga jika inflasi tidak turun. Namun, Barkin juga mendukung untuk tidak ada perubahan tingkat suku bunga di pertemuan bulan The Fed Desember nanti. Barkin mengatakan jika inflasi mengalami naik, pilihan untuk menaikkan tingkat suku bunga akan terbuka lebar.
Sedangkan Bostic mengatakan bahwa penelitian saat ini memberikan keyakinan bahwa inflasi akan terus menurun. Oleh karena itu, menurutnya, tidak perlu untuk penaikan suku bunga Fed Rate lanjutan ke depan. "Pernyataan ini telah mendorong imbal hasil US Treasury turun dengan cepat, karena banyak dukungan terhadap ditahannya tingkat suku bunga dan asumsi bahwa tahun depan The Fed akan mulai menurunkan tingkat suku bunga," kata Nico.
Saat ini imbal hasil US Treasury 10y berada di 4,27%. Begitu pun dengan imbal hasil obligasi Jerman yang turun hingga 2,43% dan imbal hasil obligasi Inggris turun menjadi 4,10%. "Dengan demikian, kami melihat pergerakan pasar saham seharusnya mendapatkan angin positif dari kabar ini," kata Nico. (Z-2)
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Jajak pendapat Reuters/Ipsos tunjukkan hanya 25% warga AS dukung serangan ke Iran. Risiko lonjakan harga BBM dan korban jiwa tentara jadi ancaman bagi posisi Trump.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved