Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BRI Insurance (BRINS) meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus. Penghargaan yang diraih adalah menjadi Top 20 Financial Institution 2023 kategori Perusahaan Asuransi Umum Berpremi Bruto Rp 1 triliun hingga <Rp 2,5 triliun dan The Best Chief Financial Officer (CFO) Category General Insurance yang dianugerahkan kepada Sony Harsono sebagai Chief Operation & Finance Officer BRI Insurance. Penghargaan diselenggarakan oleh The Finance di Kempinski Jakarta Pusat, pada Selasa (14/11).
Baca juga : Benarkah Premi Asuransi Mahal? Ini Faktanya
Penerimaan penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Ade Zulfikar selaku Direktur Teknik dan Sony Harsono selaku Direktur Keuangan dan Operasional BRI Insurance.
Dengan perkembangan yang sangat pesat pada teknologi digital saat ini, telah membawa peluang bagi industri perbankan dan asuransi untuk memperluas cakupan bisnisnya. BRI Insurance juga turut berkontribusi dalam penetrasi dan perluasan pasar untuk mendorong tingkat inklusi keuangan masyarakat di Tanah Air.
Di Indonesia, industri perbankan dan asuransi sering terjadi potensi serangan siber yang semakin marak, antara lain ransomware, data breach, serangan advance persistent threat, dan phishing. “Dari 160 juta anomali ramsomware, hampir satu juta terindikasi ramsomware malware,” ucap Edit Prima selaku Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata.
Namun dengan begitu banyaknya potensi serangan terhadap industri perbankan dan asuransi semakin membuat BRI Insurance meperkuat kualitas kinerjanya, sehingga mampu mempertahankan menjadi Top 20 Financial Institution 2023 dari The Finance.
Menurut Eko B. Supriyanto selaku Chairman The Finance, Industri perbankan dan asuransi yang mampu mengantisipasi serangan siber, patut diapresiasi karena telah berkontribusi terhadap perekonomian Nasional. Penghargaan diberikan berdasarkan hasil rating bertajuk “Top 20 Lembaga Keuangan 2023” yang dilakukan The Finance terhadap laporan kinerja keuangan lima lembaga keuangan dalam tiga tahun terakhir, yakni dari Juni 2021- Juni 2023 untuk bank, kinerja tahun 2020 hingga 2022 untuk asuransi umum dan jiwa, serta multifinance. “Rating ini mengukur performa masing-masing lembaga keuangan dari lima lembaga keuangan (audited) dengan bahan baku laporan keuangan dalam tiga tahun (periode) terakhir,” ujar Eko. (B-4)
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved