Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah ketidakpastian kondisi global, perekonomian nasional tetap mampu mencatatkan pertumbuhan pada triwulan kedua 2023 mencapai 5,17% (yoy) dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi di atas 5% selama tujuh kuartal berturut-turut. Indonesia juga kembali menjadi negara berpendapatan menengah atas dengan pendapatan per kapita USD4.580.
Sementara itu, dalam kerangka kerja sama ekonomi internasional, pada 2022 Indonesia sudah berhasil melaksanakan tugasnya sebagai Presidensi G20. Presidensi G20 yang mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger” tersebut menjadi momen penting yang menunjukkan peran kepemimpinan dan eksistensi global Indonesia dalam forum ekonomi utama dunia.
Selain itu, pada Juli 2023 lalu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengirimkan surat kepada Sekretaris Jenderal OECD yang menyatakan intensi Indonesia untuk menjadi anggota penuh OECD.
Baca juga: Kawasan Ekonomi Khusus Diharapkan Beri Manfaat bagi Masyarakat
Pernyataan tersebut menjadi langkah awal Indonesia untuk lolos dari middle income trap dan meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat.
Intensi tersebut memperoleh respons positif dari OECD yang ditindaklanjuti dengan kunjungan Sekretaris Jenderal OECD pada Agustus 2023.
Baca juga: Praktisi Perbankan: Transaksi Tunai Masih Jadi Penyokong Pertumbuhan Ekonomi
“Kita ingin masyarakat naik kelas, instansi Pemerintah juga mengikuti standar dunia. Nantinya, kredibilitas dan rating kita di internasional juga akan meningkat,” ungkap Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Susiwijono Moegiarso pada acara Studium Generale Perkembangan Kerja Sama Ekonomi Multilateral Indonesia dan Manfaatnya terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Universitas Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (13/10).
Salah satu wujud konkret yang menunjukkan kerja sama investasi Indonesia dengan investor dari luar negeri yakni pengembangan KEK Mandalika yang berlokasi di Lombok Tengah, NTB.
Kawasan ini merupakan contoh sukses investasi dalam sektor pariwisata dan infrastruktur yang mampu mengubah daerah yang sebelumnya kurang berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang dinamis, ditambah dengan hadirnya wisatawan manca negara ke Mandalika dan sekitarnya.
Dengan investasi besar dalam proyek-proyek seperti hotel berbintang lima, sirkuit balap internasional, serta sarana dan prasarana bertaraf internasional, KEK Mandalika telah mendukung pengembangan infrastruktur, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal, dan mengggerakkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Di Indonesia ada 20 KEK, yaitu 10 KEK di Industri Manufaktur, dan 10 di KEK Pariwisata, dengan Mandalika salah satunya KEK. Dia katakan, investasi di sektor pariwisata masih belum setinggi capaian investasi pada sektor manufaktur. Padahal sektor transportasi, akomodasi, dan makanan minuman naiknya berkali-kali lipat, tetapi investasi di bidang pariwisata kurang signifikan.
"Melalui KEK mandalika kita ingin mendorong PDRB Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Meski masih banyak yang harus dibenahi, tapi kita optimistis,” tutur Sesmenko Susiwijono. (Z-11)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved