Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN social e-commerce atau pelarangan penjualan melalui TikTok Shop yang telah diresmikan pada Selasa (26/9), telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat yang terdampak, termasuk jajaran artis dan selebgram yang kini juga banyak berkecimpung dalam bisnis jual beli online atau affiliate TikTok.
Melaney Ricardo menjadi salah satu selebritas yang belakangan telah menekuni penjualan di TikTok. Ibu dua anak itu mengaku baru saja mengetahui kebijakan tersebut dan berharap ada solusi yang baik dari pemerintah untuk pedagang online maupun offline agar tak ada yang dirugikan.
Menurut presenter kondang itu, para artis yang tergabung dalam affiliate di TikTok Live, tak meraup keuntungan besar. Dalam hal ini justru para pengusaha yang bekerja sama dengan para artis yang sebenarnya paling diuntungkan.
Baca juga : CIPS: Penguasaan Saham Tokopedia oleh TikTok Peluang bagi UMKM
“Di sini saya hanya menjual produk dari para penjual atau pengusaha, bukan barang milik sendiri. Saya menerima tawaran kerja sama dari produk untuk berjualan di TikTok sebagai afiliator karena kita nggak pernah tahu masa depan seperti apa jadi harus punya back up plan. Tidak semua artis itu kaya seperti Raffi Ahmad,” jelasnya.
Saat ditanyai soal penghapusan TikTok Shop, Melaney berharap pemerintah bisa lebih bijak mengambil keputusan. Sebab menurutnya, e-commerce bisa membawa dampak yang baik jika sistem yang diterapkan tepat.
“Ada baiknya kebijakan tersebut dikaji kembali dengan mengundang pihak pedagang pasar maupun affiliate Tiktok lalu dicari jalan tengahnya, agar masing-masing bisa mendapat keuntungan dan tidak ada yang dirugikan. Mohon untuk diatur secara jelas kalau artis mau jualan seperti apa, yang lain mau jualan seperti seperti apa supaya bisa saling kolaborasi,” jelas Melaney Ricardo saat dihubungi di Jakarta, Rabu (28/9).
Baca juga : Teten: Masih Banyak E-Commerce, Tutupnya TikTok Shop Tidak Bikin Mati UMKM
Alih-alih menyalahkan artis dan influencer atas penurunan omset pedagang di Pasar Tanah Abang, Melaney menyampaikan bahwa para artis dan influencer justru dapat didorong untuk berkolaborasi untuk mempromosikan produk-produk UMKM.
“Bisa saja artis diajak untuk membantu produk UMKM sekaligus ajang untuk kampanye produk dalam negeri. Kita bisa duduk bareng untuk membuat sistemnya supaya lebih jelas, saling membangun. Semuanya bahagia dan bisa mencari uang yang hala,” tuturnya.
Lebih lanjut, Melaney mengatakan bahwa harga barang yang dijual di TikTok Shop yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan toko konvensional menjadi salah satu penyebab mengapa banyak masyarakat lebih memilih belanja secara daring. Belum lagi banyaknya beredar barang impor dari luar negeri.
Baca juga : TikTok Shop Resmi Ditutup, Zulhas Minta Seller Beralih ke E-Commerce Lain
“Harusnya yang diubah mungkin perketat kebijakan impor dan jual barang impor di Tiktok. Tapi kita ini selalu mengikuti aturan pemerintah, semoga kebijakan ini dikaji ulang karena ada banyak artis yang juga menggantungkan hidupnya dari berjualan. Karena tidak semua artis bisa bertahan di dunia entertain, kalau dulu artis yang sudah tidak dipakai televisi langsung jatuh miskin, tapi sekarang mungkin kita bisa bertahan dengan berjualan,” ungkapnya. (Dev/Z-7)
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam ekosistem Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Tren busana muslim Lebaran 2026 menemukan pemenangnya pada sosok Inara Rusli yang gaya berpakaiannya kini diproduksi massal dengan nama unik "Gamis Bini Orang".
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Instagram resmi menguji fitur Short Drama untuk menyaingi TikTok. Simak analisis mendalam fitur drama pendek vertikal dan potensi monetisasinya di sini
Dengan akun TikTok, pengguna bisa mengunggah dan mengedit video, menyukai, mengomentari, dan menyimpan video, mengikuti dan diikuti akun lain, menerima notifikasi, serta melihat statistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved