Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
TARGET penerimaan kepabeanan dan cukai tahun depan dipatok sebesar Rp321 triliun. Itu lebih tinggi 7% dari proyeksi penerimaan tahun ini yang sebesar Rp300 triliun. Target tersebut terbilang ambisius, lantaran tahun ini penerimaan kepabeanan dan cukai diprediksi tak akan mencapai target.
Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Mohammad Alfah Farobi menyampaikan, target tahun depan itu bakal dikejar melalui strategi kebijakan dan operasional otoritas pabean dan cukai.
"Dari sisi kebijakan, kita akan melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi. Tahun depan mudah-mudahan kita bisa menerapkan barang kena cukai (BKC) berupa minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) dan produk plastik," ujarnya dalam taklimat media di Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/9).
Baca juga: Cukai Produk Plastik dan Minuman Manis Langkah Tepat Edukasi
Upaya ekstensifikasi tersebut sedianya telah diwacanakan sejak lama namun urung terealisasi. Pengenaan cukai terhadap MBDK dan produk plastik disebut dibahas dengan alot oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sementara dalam APBN 2024 penerimaan cukai dari produk plastik ditargetkan mencapai Rp980 miliar dan penerimaan cukai dari MBDK mencapai Rp3,1 triliun.
"Jadi memang kita berharap ekstensifikasi plastik dan MBDK ini bisa berlaku dan ini sedang disiapkan regulasinya," jelas Alfah.
Baca juga: DPR Setujui Pengenaan Cukai Plastik
Penerapan cukai plastik dan MBDK juga diharapkan dapat mengompensasi turunnya penerimaan dari cukai hasil tembakau (CHT) akibat fenomena downtrading. Namun kebijakan CHT juga disebut akan tetap mendukung pencapaian target penerimaan di tahun depan.
Pasalnya pemerintah telah menetapkan kenaikan tarif CHT rerata 10% dan 5% untuk sigaret kretek tangan (SKT) secara multi years. Itu juga akan dibarengi dengan penguatan sinergi untuk pengendalian rokok ilegal dan mengendalikan konsumsi barang yang memiliki eksternalitas negatif.
Sementara dari sisi operasional, lanjut Alfah, penerimaan kepabeanan dan cukai bakal didorong meningkat melalui sisi pengawasan, cukai, dan dukungan manajemen.
Pada sisi pengawasan, Ditjen Bea Cukai akan memperkuat post clearance audit kepabeanan dan cukai. Lalu memperkuat pemeriksaan barang dan dokumen ekspor impor. Kemudian meningkatkan pemberantasan penyelundupan melalui optimalisasi patroli laut.
Sedangkan pada sisi cukai, Ditjen Bea dan Cukai akan melakukan operasi gembur peredaran BKC ilegal. Lalu memperkuat pengawasan pemesanan pita cukai BKC, dan penyempurnaan profiling pengguna jasa kepabeanan dan cukai.
"Dari sisi dukungan manajemen kami akan mendorong pemanfaatan IT untuk peningkatan layanan dan pengawasan," tutur Alfah. (Mir/Z-7)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Tahun 2024, sektor ini berkontribusi hingga Rp710,3 triliun terhadap Produk Domestik Bruto, devisa ekspor sebesar US$1,8 miliar, serta penerimaan cukai Rp217 triliun.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap praktik penghindaran pajak berskala besar di sektor perdagangan tekstil.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk tidak tunduk pada tekanan pihak luar.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai hingga Oktober 2025 mencapai Rp249,3 triliun atau 80,3% dari target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved