Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Timuraya Jaya Lestari (TJL) mengirimkan 70 perawat dan bidan untuk bekerja di rumah sakit Dr. Sulaiman Al-Habib Medical Group Arab Saudi. Sebanyak 70 tenaga kesehatan tersebut akan diberangkatkan dalam dua kloter pemberangkatan dan akan langsung ditempatkan di seluruh rumah sakit dalam naungan Sulaiman Al-Habib Group.
Direktur Utama Timuraya Jaya Lestari, Ahmad Faisol, mengatakan setidaknya ada 2.000 perawat dan tenaga kesehatan lain yang diperlukan oleh beberapa rumah sakit di Arab Saudi. "TJL memiliki concern pada tenaga kesehatan Indonesia yang permintaannya dari beberapa rumah sakit di Arab Saudi cukup tinggi. Tahun ini saja kami diminta 2.000 nakes dan sedang kami upayakan dapat terpenuhi minimal 50% dari permintaan yang masuk," jelas Ahmad Faisol dalam keterangan tertulis, Senin (10/7).
Baca juga: Divestasi Saham Vale Indonesia Harus sesuai Undang-undang
Dia menambahkan permintaan tenaga kerja kesehatan dari sektor swasta di Arab Saudi dengan jumlah yang tidak sedikit seperti saat ini merupakan hal baru yang harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan keterampilan nakes Indonesia yang akan bekerja di luar negeri.
"Permintaan tenaga kesehatan di sektor swasta saat ini tinggi dan ini hal baru yang cukup positif di sektor tenaga kerja kita yang akan bekerja di luar negeri. Meski demikian, kami menerapkan standar tinggi dari pra screaning, screaning, interview user, hingga upgrading skills untuk calon nakes yang akan diberangkatkan. Mereka yang berangkat merupakan yang telah lolos semua tahapan dan telah memenuhi standar kompetensi global," tambah Ahmad Faisol. Ia berkomitmen perusahaannya akan mempersiapkan nakes Indonesia lain dengan baik, terutama pada peningkatan keterampilan dan kemampuan bahasa asing.
Baca juga: Selandia Baru Teken Kesepakatan Perdagangan Ambisius dengan UE
"Kami terus mendorong tenaga kesehatan Indonesia yang memang memiliki keinginan untuk berkarier di luar negeri terus meningkatkan keterampilannya, juga kemampuan bahasa Inggrisnya. Penting bagi kami menjaga kepercayaan user dengan menempatkan nakes yang betul-betul telah siap bekerja dan saat ini kemampuan nakes kita sudah sangat baik sehingga jika ada upgrading skills hanya pada hal-hal tertentu saja seperti bahasa," pungkas Ahmad Faisol. (Z-2)
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Melihat gaya bermain Jepang yang mengandalkan penguasaan bola (possession) dan kecepatan transisi, kedua calon lawan ini menawarkan tantangan yang sangat berbeda secara taktikal.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
ARAB Saudi memberi tahu Iran bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang republik Islam itu.
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer AS yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antar BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pembiayaan sektor ketenagakerjaan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) bukan hanya tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa.
Kemitraan ini memastikan pekerja migran di Taiwan mendapatkan pekerjaan yang layak serta akses perlindungan sosial yang mumpuni.
Perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri menjadi isu mendesak di tengah tingginya kerentanan terhadap eksploitasi HAM.
Pemerintah memperkuat upaya perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) sejak tahap paling awal, yakni proses pencarian kerja di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved