Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAK Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (6/7) sore berada di jalur hijau. Berdasarkan pengamatan, pergerakan IHSG konsisten berada di zona hijau dan melompat menjelang penutupan.
Mengutip laman RTI, IHSG ditutup di posisi 6.759 atau naik 40,94 poin, setara 0,61%.
Baca juga: IHSG Menguat saat Bursa Asia dan Global Melemah
Saat bel pembukaan perdagangan, IHSG bertengger di posisi 6.718. Gerak indeks sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.766 dan level terendahnya di 6.712.
Baca juga: IHSG Bertahan di Zona Positif saat Penutupan
Adapun volume perdagangan hari ini tercatat sebanyak 20,41 miliar lembar saham senilai Rp8,80 triliun. Sebanyak 303 saham menguat, 222 saham melemah, dan 215 saham stagnan. (Medcom/Z-6)
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, mencatatkan performa positif.
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kondisi pasar keuangan nasional berangsur stabil setelah sempat mengalami tekanan.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
BEI kebut proposal ke MSCI & FTSE. Aturan free float 15% masuk tahap final OJK, sementara daftar konsentrasi pemegang saham segera dirilis.
Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi luas guna memastikan ekosistem pasar yang lebih kredibel, adaptif, serta kompetitif di tingkat internasional.
SOROTAN lembaga pemeringkat dan indeks global seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Moody’s Ratings terhadap Indonesia dinilai memiliki dampak yang cukup serius.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan investor.
PEJABAT Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan transparansi pasar modal.
Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan BEI dijadwalkan kembali melakukan pertemuan lanjutan dengan MSCI pada 11 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved