Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan didorong menindaklanjuti dugaan mafia perizinan impor bawang putih yag sempat dibahas dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (6/6).
Hal itu dissampaikan Sekjen Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI Anggawira lewat keterangan yang diterima, Kamis (8/6). Menurut dia, harga normal bawang putih perkilonya biasanya Rp20.000/kilogram, tapi sekarang melambung hingga Rp35.000-Rp37.000/kilogram.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Harga Bawang Merangkak Naik
“Berarti ada policy yang kurang tepat. Nah, ini mungkin yang harus didalami kenapa harganya sampai tinggi. Padahal kita ketahui bawang putih ini hampir sebagian besar impor,” ujarnya
Baca juga: Harga Bawang Putih di Palu Tembus Rp40 Ribu Perkilogram
Ia mendorong Kementerian Perdagangan harus bisa melakukan evaluasi kebijakan yang ada dan dilakukan secara transparan juga, jangan sampai ada isu kemana-mana.
Baca juga: Dugaan Monopoli dan Korupsi Bawang Putih, MAKI: KPK Harus Mampu Ungkap
“Katanya ada indikasi, dicek aja di RDP DPR kemarin udah cukup rame ya. Intinya menurut saya, Mendag (Zulkifli Haan) agar bisa menindaklanjuti hal ini dan melakukan komunikasi dengan dunia usaha,” tandas Anggawira
Terpisah, Komisioner Ombudsman Yeka Hendra Fatika meminta Kementerian Perdagangan melaksanakan prinsip good governance, akuntable, dan transparan terkait impor bawang putih di Indonesia.
Baca juga: Di Hadapan Mendag, DPR Ungkap Importir Bawang Putih Kesulitan Dapat Izin
"Ada dugaan kuat praktik impor yang diduga tidak memenuhi prinsip good governance, akuntable, dan transparan. Intinya tidak bisa dipertanggungjawabkan dan prosedurnya tidak jelas," ujarnya
Dia mengungkapkan Ombudsman sedang mengawasi kebijakan impor bawang putih. Kata dia, dilihat dari jejak digital sekitar tahun lalu, ada penahanan hortikultura oleh Kementerian Pertanian akibat tidak adanya Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).
Sementara Kasatgas Pangan Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Whisnu Hermawan mengatakan pihaknya akan mendalami dulu informasi adanya dugaan mafia perizinan impor bawang putih.
Alkifli Hasan membantah jika ada mafia impor bawang putih di kementeriannya. "Saya jamin anak buah saya di sini nggak ada yang main-main begitu. Kalau ada, laporkan saja ke Kejaksaan Agung, ada kepolisian," tandasnya. (Ant/H-3)
Kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir dinilai turut memengaruhi mobilitas masyarakat.
Sekjen BPP Hipmi Anggawira menghadirkan dua buku yang membahas seputar arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Hipmi diminta turut aktif dalam menumbuhkan inovasi serta menciptakan lapangan kerja baru.
KONDISI industri tekstil saat ini telah mendapat perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan untuk melarang perdagangan thrifting atau pakaian bekas impor.
HIPMI dan HAI meluncurkan Elite Investment Club (EIC), platform kolaborasi investasi berbasis AI untuk memperkuat ekosistem pengusaha muda menuju Indonesia Emas 2045.
Hipmi melihat pentingnya menjaga kesinambungan industri agar jutaan pekerja dan petani tidak kehilangan mata pencaharian.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved