Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya menumbuhkembangkan generasi milenial, untuk menggeluti sektor pertanian sebagai entitas bisnis dan sumber penghidupan masa saat ini maupun di masa depan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong untuk seluruh generasi milenial membangun pertanian modern yang sesuai dengan tuntutan zaman.
“Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin,” katanya.
Baca juga: Antisipasi El Nino, Kementan Salurkan Bantuan Irigasi Perpompaan di Indramayu
Seruan senada dikemukakan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi bahwa guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.
“Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu menjadi resonansi penggebuk tenaga muda di sekitarnya," katanya.
Tujuannya, kata Dedi Nursyamsi, untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri dan modern.
Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) merupakan program Kerjasama antara Kementan dengan International Fund for Agriculture Development (IFAD) yang bertujuan untuk regenerasi pada sektor pertanian.
Baca juga: Kementan Ajak Semua Pihak Antisipasi untuk Hadapi El Nino
Upaya tersebut antara lain melalui Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) yang menjadi salah satu program Kementan, untuk mendorong generasi milenial terlibat pada sektor pertanian dan memajukan subsektor ekonomi tersebut.
Selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Timur, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dalam hal ini Polbangtan Malang dalam upaya mendukung regenerasi pertanian, melalui Program YESS melaksanakan workshop untuk pembimbing dan mentor.
Target kegiatan, untuk mendukung Program PWMP yang dilaksanakan selama tiga hari, 5 - 7 Juni 2023 di Hotel Grand Dafam Signature, Surabaya.
Baca juga: Petani Milenial asal Kasembon, Malang, Sukses Budi Daya Kambing Perah
Kegiatan workshop dihadiri Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana; Wakil Direktur Novita Dewi K; Project Manager PPIU Jatim, Acep Hariri dan 30 dosen Polbangtan Malang, serta mengundang enam tim mentor dari pelaku usaha pertanian yang terdiri atas Kayana Farm (komoditas melon), Sukma Jaya Farm (kambing perah), CV Bimantara 89 (ayam joper), Jamur Sejati (jamur) dan D-Moro Farm (cabai).
Kegiatan dibuka oleh Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana yang menekankan tentang Program PWMP dapat membantu pembangunan sektor pertanian, khususnya oleh pemuda dan pemudi di pedesaan sebagai petani milenial yang berwirausaha atau memiliki keterampilan yang cakap.
“Sasaran kita adalah para pemuda dengan rentang umur 17 - 39 tahun, yang diharapkan ke depan setelah 20 tahun akan dapat memberikan dampak bagi pertanian untuk segera mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," kata Uud, sapaan akrab Setya BU.
Tingkatkan Keterlibatan Pemuda di Sektor Pertanian
Menurutnya, PWMP bertujuan meningkatkan keterlibatan pemuda dalam bisnis pertanian dan mendorong inovasi di bidang tersebut melibatkan berbagai inisiatif, termasuk penyediaan pelatihan dan pendampingan bagi para wirausaha muda pertanian.
Baca juga: Kementan Gencarkan Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian
"Pelatihan ini mencakup aspek-aspek penting seperti manajemen usaha, teknik pertanian modern, pemasaran produk pertanian, serta pengelolaan keuangan," kata Uud.
Dia menambahkan, melalui workshop bersama mentor dan pembimbing, diharapkan memberikan pemahaman tentang PWMP serta mewujudkan kesamaan tujuan, visi, dan misi dalam dalam pelaksanaan PMWP.
Diharapkan, kata Uud, setelah mengikuti workshop, para pembimbing akan menjadi mitra yang kuat bagi para peserta program. Mereka akan mampu memberikan panduan berharga, membantu mengembangkan rencana bisnis yang solid, serta memberikan nasihat dan dukungan untuk sukses berwirausaha di sektor pertanian.
*Gandeng pelaku usaha pertanian sebagai mentor, Kementan fasilitasi generasi milenial untuk berwirausaha melalui PWMP, " kata Uud.
Di tengah padatnya dunia digital, tantangan terbesar adalah menjaga agar suara tidak mengalahkan pemahaman, dan teknologi tidak mengikis empati.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Penutup tahun di Braga pun menjadi simbol transisi: menoleh ke belakang untuk menghargai proses, lalu melangkah ke depan dengan optimisme menyambut 2026 dan meraih mimpi.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved