Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP hotel butik, Standard International, melakukan ekspansi global secara agresif dalam beberapa tahun terakhir dengan sejumlah pembukaan properti baru, termasuk di Asia. Perusahaan berharap dapat terus menarik peluang pengembangan di seluruh dunia dengan 14 properti Standard baru dalam pembangunan.
"Asia memiliki potensi yang luar biasa untuk kami dengan destinasi-destinasi potensial yang selaras dengan DNA hotel-hotel kami seperti Indonesia (Bali), Korea Selatan, Jepang, Vitenam, Hong Kong, Macau, dan Malaysia. Menyusul kesuksesan pembukaan dua hotel pemenang penghargaan di Thailand: The Standard Hua Hin dan The Standard Bangkok Makanakhon, kami berencana membuka lebih banyak hotel, di antaranya The Standard Melbourne pada kuartal 4, 2023 dan The Standard Singapura di awal 2024," ungkap Boripat Louichareon, Managing Director Standard Asia Co Ltd, dalam keterangan tertulis, Jumat (28/4).
Hingga saat ini, Standard International memiliki lebih dari 20 properti dan melampaui 60 konsep F&B di seluruh dunia melalui tiga brand (merek), yaitu The Standard, Bunkhouse Group, dan The Peri Hotel. Di Asia, Standard International berfokus memperluas jaringan hotel The Standard dan saat ini telah hadir di Hua Hin dan Bangkok, Thailand. Perusahaan berharap dapat mengembangkan lebih banyak proyek di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi besar dalam industri pariwisata dengan keindahan alam dan budayanya, sehingga menjadikannya pasar yang prospektif bagi Standard International.
Baca juga: Laba Tesla Melorot akibat Penurunan Harga Mobil
The Standard akan dibuka di Melbourne dan Singapura dilanjutkan ke Lisbon (hotel dan hunian), Austin, Meksiko (resort dan hunian), Brooklyn (Bushwick), Vancouver, Dublin, Vienna, Brussels, Dubai, Khao Yai, Nashville, dan Pattaya. Menyusul kesuksesan peluncuran proyek hunian Standard pertama di Midtown Miami, The Standard akan meluncurkan hunian pertamanya di Asia sebagai ekspansi lanjutan dari pembukaan hotel The Standard, Hua Hin, yang memenangkan penghargaan.
Perusahaan melirik Thailand yang pertama disasar dalam Asia. Menurut Boripat, Thailand selalu menjadi tujuan utama wisata bagi para pelancong dan menduduki peringkat ke-3 sebagai negara terbaik di dunia versi Reader's Choice Award. Bangkok berada di peringkat ke-2 sebagai kota besar terbaik dan terbukti dari banyak tamu yang menginap dan menikmati pengalaman bersantap di The Standard, Bangkok Mahanakhon, (memiliki hingga tujuh restoran dan bar) yang dibuka tahun lalu. "Sebagai pusat budaya di kawasan ini, penduduk Bangkok memiliki rasa cinta dan apresiasi yang tinggi terhadap kuliner, desain dan mode, yang sejalan dengan brand The Standard. The Standard, Hua Hin, juga berada di peringkat ke-1 untuk Hotel Resort Terbaik di Asia Tenggara, peringkat ke-7 sebagai Hotel Resor di Asia, dan peringkat ke-35 sebagai Hotel atau Resor di Dunia versi Majalah Travel & Leisure," paparnya.
Baca juga: Raksasa Pertambangan Glencore Bersedia Naikkan Tawaran Beli Teck Resources
"Pertumbuhan global menjadi misi kami dalam lima tahun terakhir ini dan menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk memperluas jaringan Standard ke lebih banyak lokasi di Eropa, Asia, serta Amerika Latin," imbuh Amber Asher, CEO Standard International. "Kami memiliki posisi unik sebagai salah satu brand gaya hidup mandiri terakhir. Kebanyakan dari pesaing kami diakuisisi atau bergabung dengan perusahaan hotel yang besar. Kami menyadari bahwa banyak pengembang dan mitra modal di seluruh dunia memilih untuk bekerja bersama kami sebagai perusahaan entrepreneurial yang kreatif, berkembang pesat, dan terhubung secara budaya. Pemilik kami dan para mitra pengembang sangat bangga dengan proyek-proyek yang kami bangun bersama mereka sehingga memberi peluang untuk menambah lebih banyak proyek dalam portofolio global kami."
Selama masa-masa sulit saat pandemi covid-19 saat banyak brand hotel mandiri berjuang untuk tetap beroperasi dan mencari peluang diakuisisi oleh perusahaan-perusahaan besar, tim Standard memperkuat upaya untuk meraih peluang pertumbuhan, meningkatkan kemampuan tim internal (tim kreatif, pemasaran, humas, pengembangan, dan operasional), memperkuat kerja sama dengan pihak eksternal (mulai dari desainer interior terkenal dan seniman dunia, bintang fesyen generasi mendatang, hingga chef inovatif, dan paling bertalenta), serta meningkatkan pendekatan operasional untuk menciptakan pengalaman khusus dan menghasilkan pendapatan.
Dikenal dengan desainnya yang progresif, program acara budaya yang inovatif, layanan yang komprehensif tetapi kasual, serta konsep dan pengelolaan F&B secara internal, tim Standard bekerja dengan pemiliknya dan mitra pengembang untuk menciptakan sendiri proyek yang sesuai dengan subpasar dan bangunan, suatu pendekatan yang sangat berbeda dengan brand besar. Pendekatan unik Standard International berhasil menciptakan proyek-proyek ikonik di seluruh dunia yang telah mengubah lingkungan yang sedang berkembang menjadi pusat budaya serta menghasilkan pendapatan bagi mitranya.
Selain itu, Standard International memberikan nilai lebih untuk pemilik dan pengembang melalui tingkat pemesanan langsung dan rasio tamu kembali yang tinggi. Ini menunjukkan kesetiaan pada brand serta mengurangi biaya akuisisi pelanggan. Ada pula jejak global dengan beberapa kantor untuk mendukung pertumbuhan. Dari kinerja finansial dan operasional yang kuat dan fleksibilitas berupa kemampuan mendefinisikan produk paling tepat sesuai pasar dan efektif melakukan pembangunan baru dan alih fungsi gedung, Standard International berkontribusi untuk ekonomi dari beragam proyek yang dibangun dan dioperasikan termasuk urban, resor, urban retreats, hunian, dan penawaran luas untuk makanan dan minuman. (Z-2)
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved