Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan berencana mengenakan bea masuk tinggi untuk impor tekstil dalam bentuk jadi. Langkah itu bertujuan untuk menjaga keberlangsungan industri tekstil di dalam negeri, yang sekarang mengalami pelemahan.
Zulhas, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa saat ini banyak produk asing dalam bentuk jadi, seperti pakaian, yang masuk ke Tanah Air. Hal itu terjadi karena impor beberapa jenis tekstil dalam bentuk jadi tidak dikenai pajak.
Baca juga: Penerimaan Pajak 2022 Lampaui Target, Capai 115%
Sementara, impor bahan baku, seperti benang, malah dikenai bea masuk. "Sekarang sedang kami perbaiki. Saya sudah pelajari dan ketemu masalahnya di mana," jelasnya di Istana Kepresidenan, Senin (16/1).
"Impor bahan baku ada pajaknya, tapi kalo impor barang jadi malah pajaknya beberapa jenis tidak ada. Tentu industri kita bisa mati. Ini yang mau kita perbaiki aturannya," sambung Zulhas.
Baca juga: Kemiskinan Dikhawatirkan Terus Meningkat Tahun Ini
Selain untuk menjaga pasar dalam negeri dari gempuran produk asing, kebijakan tersebut juga diharapkan mendongkrak industri tekstil nasional. Dengan tidak adanya pajak untuk bahan baku, pelaku usaha bisa menghemat biaya produksi, hingga akhirnya memiliki harga jual yang berdaya saing.
"Nanti tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi juga bisa ekspor. Bisa menghasilkan devisa untuk negara," tutur Zulhas.(OL-11)
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Langkah ini diambil untuk menanggapi temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
EKONOM Indef Ariyo Irhamna mendesak pemerintah memperketat pengawasan dan penegakan aturan impor, menyusul memburuknya kondisi industri tekstil nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved