Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA berpotensi memimpin agenda global mencapai Net Zero Emission (NZE) guna melawan perubahan iklim dunia. Percepatan proses transisi energi dari bahan bakar fosil menuju energi bersih tersebut memerlukan dukungan dan partisipasi swasta serta publik, salah satunya melalui insiatif bisnis dan keuangan berkelanjutan.
Melalui diskusi bertajuk Talkshow on the Sustainable Energy Finance - Inisiatif bisnis dan keuangan berkelanjutan untuk mendukung NZE Indonesia, secara daring pada Selasa, 13 Desember 2022, Tempo menghadirkan beberapa narasumber untuk membahas praktik bisnis dan keuangan berkelanjutan yang telah diterapkan untuk mendukung NZE.
Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur Edwin Syahruzad mengatakan, perusahaannya yang merupakan perusahaan pembiayaan, bukan penyedia jasa keuangan, memiliki prinsip climate statement.
"Bagaimana kita mendukung pemerintah untuk mencapai target NZE. Nah, yang kita lakukan, mulai membatasi exposure kepada pembangkit listrik, yang memang kadar emisinya lebih besar. Jadi kita sudah melakukan moratorium itu terhadap pembiayaan pembangunan baru PLTU," kata Edwin dalam diskusi virtual bertajuk Talkshow on the Sustainable Energy Finance-Inisiatif bisnis dan keuangan berkelanjutan untuk mendukung NZE Indonesia
Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk menambah exposure printable energy power. "Karena infrastruktur yang menyumbang banyak (emisi), itukan sektor energi ya, mungkin kami mulai dari situ dulu ya," ujarnya.
Komisaris PT AGRINDO Prakarsa Group Arief Budiman mengatakan, sebagai pabrik alat pertanian terbesar di Indonesia, pihaknya telah berkomitmen dalam pengurangan karbon emisi di dalam industri.
"Kita memang salah satu dari sekian perusahaan yang komitmen dan ikut menandatangani Net Zero Hub untuk pengurangan karbon emisi dalam industri," kata Arief.
Sebab, Arief melanjutkan, pihaknya merasa sangat penting, karena produk alat pertanian kalau perubahan iklim (climate change) semakin buruk, maka hasil pertanian tidak bisa diduga dan mungkin produktivitasnya pasti akan turun.
"Ya, turun, banyak gagal panen dan lain-lain, sehingga karena panennya berkurang maka tidak bisa proses produksi".
Direktur of Energy & EPC Samator Group Antony Harsono mengatakan, perusahaanya yang fokus di industri gas memiliki mimpi suatu saat bahan bakar yang selama ini dari minyak atau gas, dapat digantikan oleh green hidrogen.
"Kita tahu bahwa hidrogen itu dasarnya adalah air, jadi benar-benar zero emission," ujar Antony.
Baca juga : Mendagri: Perketat Monitor Pengendalian harga Barang
Dalam upaya untuk dapat berperan penting terhadap transisi di Indonesia menuju NZE, perusahaannya fokus pada dua hal. Pertama, Antony menjelaskan, fokus membantu transisi energi melalui LNG atau liquified natural gas yang unjungnya ke green hidrogen.
"Dan yang kedua yakni mengenai karbon, perusahaan kita juga saat ini sudah puluhan tahun kita selalu support untuk mereduksi CO2," imbuhnya.
CEO PT Semesta Energi Services & CGEI Herman Huang mengatakan, pihaknya sudah berkecimpung dalam energi baru terbarukan sudah 12 tahun yang lalu.
"Sebagai salah satu pionir, kami merasakan perkembangan yang luar biasa dan efeknya baru akan terasa lagi di tahun depan 2023, akan banyak pemain baru yang masuk dalam energi baru terbarukan, kita sebagai pemain lama menyambut baik," ujar Herman.
Herman menjelaskan, pihaknya juga kini tengah mengembangkan teknologi recycling baterai. "Kami selangkah lebih kedepan kalau baterainya tambah banyak yang harus dipikirkan recyclingnya," kata dia.
Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Nelwin Aldriansyah mengatakan, Pertamina sudah mulai melakukan kegiatan energi baru terbarukan geotermal ini sejak tahun 80an. "Jadi sudah hampir 40 tahun kita beroperasi," kata dia.
Nelwin pun setuju dengan pengembangan bisnis kearah green hidrogen.
"Karena dengan sumber daya air panas yang kita miliki, ini akan bisa dikembangkan lebih lanjut kedepannya untuk green hidrogen yang nilai ekonominya lebih tinggi".
Senior Vice President Finance and Portofolio Management PT Industri Baterai Indonesia Yunan Fajar Ariyanto mengatakan ada dua dari lima pilar pemerintah dalam program kerja menuju NZE di 2060, yang sangat terkait dengan bisnisnya, yaitu peningkatan penggunaan renewable sebagai sumber listrik dan penggunaan electric vehicle (EV) di sektor transportasi.
"Dua sektor ini penyumbang terbesar dari emisi green house cases sekitar 40 persenan, jadi kalau kita mau benar serius mengurangi emisi, dua sektor ini yang harus kita serang dulu," kata dia. (RO/OL-7)
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Upaya mendorong sistem logistik rendah karbon dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung komitmen iklim nasional, termasuk pencapaian target FOLU Net Sink 2030.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved