Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Ilmuwan Temukan Gunung Raksasa dan Makhluk Aneh di Karibia

Thalatie K Yani
09/3/2026 13:32
Ilmuwan Temukan Gunung Raksasa dan Makhluk Aneh di Karibia
Ekspedisi CEFAS mengungkap rahasia laut dalam Karibia. Ditemukan gunung bawah laut, "blue hole" raksasa, hingga terumbu karang purba yang tak tersentuh perubahan iklim.(Lawrence Eagling and the Blue Belt Programme)

SELAMA puluhan tahun, perairan di lepas pantai wilayah teritorial Inggris di Karibia menyimpan misteri besar. Namun, sebuah ekspedisi perdana melampaui zona dangkal kepulauan tersebut berhasil mengungkap dunia bawah laut yang menakjubkan. Tampak rangkaian gunung laut, "lubang biru" (blue hole) raksasa, hingga spesies makhluk laut yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Tim peneliti dari UK Centre for Environment, Fisheries and Aquaculture Science (CEFAS) beroperasi 24 jam sehari selama enam minggu menggunakan kapal riset RRS James Cook. Mereka menurunkan kamera dan peralatan canggih hingga kedalaman 6.000 meter untuk merekam ekosistem yang selama ini luput dari peta navigasi kuno.

Gunung Bawah Laut dan "Blue Hole" Raksasa

Salah satu penemuan paling mengesankan adalah gunung laut "Pickle Bank" di utara Pulau Little Cayman. Gunung ini menjulang dari kedalaman 2.500 meter hingga hanya 20 meter di bawah permukaan laut. Lerengnya dipenuhi kehidupan berwarna-warni, mulai dari karang berbentuk otak hingga spons jingga yang kenyal.

Di Turks dan Caicos, tim menemukan fitur yang tidak tercatat dalam peta laut mana pun, punggung gunung vertikal setinggi 3.200 meter yang membentang sepanjang 70 km. Selain itu, mereka menemukan kawah vertikal raksasa atau blue hole sedalam 550 meter di bawah permukaan laut.

"Bayangkan mengambil satu sendok besar es krim dari dasar laut. Itulah yang kami lihat, sebuah kawah selebar 300 meter," ujar Dr. James Bell, pemimpin ekspedisi tersebut. "Ini adalah langkah pertama menuju lingkungan yang belum pernah dilihat orang, dan dalam beberapa kasus, bahkan tidak diketahui keberadaannya."

Spesies "Alien" dan Karang Purba

Ekspedisi ini mendokumentasikan hampir 14.000 spesimen dan 290 jenis makhluk laut. Beberapa di antaranya tampak seperti makhluk dari dunia lain, seperti:

  • Belut Pelikan: Memiliki ekor merah muda yang bisa menyala merah untuk memancing mangsa.
  • Ikan Barreleye: Memiliki mata berbentuk tabung yang menghadap ke atas untuk melihat siluet mangsa.
  • Timun Laut Berenang: Spesies misterius yang jenisnya masih belum bisa diidentifikasi oleh para ahli.

Di Anguilla, peneliti menemukan karang hitam yang diperkirakan berusia ribuan tahun. Penemuan ini menjadi indikator lingkungan tersebut masih sangat murni dan sehat. Menariknya, terumbu karang di zona laut dalam ini tampak tidak tersentuh oleh pemanasan suhu laut dan penyakit yang telah merusak 80% terumbu karang dunia sejak 2023.

Misi Perlindungan 2030

Pemerintah Inggris bertanggung jawab melindungi alam di Wilayah Seberang Laut ini, di mana 90% spesies unik Inggris ditemukan. Data dari ekspedisi ini akan digunakan untuk memenuhi komitmen PBB guna melindungi 30% lautan dunia pada tahun 2030.

Kelly Forsythe dari Departemen Lingkungan Kepulauan Cayman menekankan pentingnya riset ini bagi komunitas lokal. "Kepulauan kami benar-benar lahir dari laut. Namun, untuk lingkungan lepas pantai, kami belum pernah memiliki kesempatan sebelumnya untuk menemukan apa yang ada di luar sana," pungkasnya. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya