Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Amerika Serikat kini menghadapi sorotan tajam terkait dugaan pelanggaran hukum internasional dalam kampanye pengeboman kapal di Laut Karibia. Laporan terbaru dari The New York Times mengungkapkan bahwa dalam serangan perdana pada 2 September lalu, militer AS diduga menggunakan pesawat yang disamarkan sebagai pesawat sipil untuk menyerang kapal yang dicurigai membawa narkoba dari Venezuela.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa pesawat yang digunakan dalam operasi militer tersebut dicat sedemikian rupa agar terlihat seperti armada sipil. Rudal-rudal yang digunakan tidak dipasang di bawah sayap seperti pesawat tempur pada umumnya, melainkan disembunyikan di dalam badan pesawat (fuselage). Taktik ini memicu perdebatan hukum mengenai potensi terjadinya 'perfidy' atau pengkhianatan dalam hukum perang.
Pelanggaran Hukum Internasional
Mayor Jenderal Steven Lepper, pensiunan perwira hukum (JAG) Angkatan Udara AS, menegaskan bahwa menyembunyikan identitas militer saat melakukan serangan adalah tindakan terlarang. "Jika pesawat yang terbang di atas tidak dapat diidentifikasi sebagai pesawat tempur, maka ia tidak boleh terlibat dalam aktivitas pertempuran," ujar Lepper. Berdasarkan manual hukum perang AS, feigning atau memalsukan status sipil untuk membuat lawan lengah dikategorikan sebagai tindakan perfidy.
Serangan pada 2 September tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump melalui platform Truth Social. Trump menyatakan serangan itu menewaskan 11 orang yang disebutnya sebagai 'narkoteroris' dari organisasi kriminal Tren de Aragua. Namun, detail baru mengungkapkan adanya praktik 'double tap' atau serangan ganda. Setelah ledakan pertama, dua orang yang selamat terlihat melambai ke arah pesawat--diduga karena mengira itu adalah pesawat penyelamat sipil--sebelum akhirnya tewas oleh rudal kedua.
Debat Status Konflik
Pemerintahan Trump berdalih bahwa serangan ini sah di bawah wewenang hukum pemerintah untuk mencegah peredaran narkoba. Dalam memo kepada Kongres, Trump menyatakan AS berada dalam konflik bersenjata non-internasional dengan kartel narkoba, yang ia klasifikasikan sebagai kombatan melanggar hukum.
Namun, para pakar hak asasi manusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membantah klaim tersebut. Mereka menegaskan bahwa perdagangan narkoba adalah tindak pidana kriminal, bukan serangan bersenjata yang melegitimasi tindakan perang. PBB bahkan mengkarakterisasi serangan tersebut sebagai pembunuhan di luar hukum (extrajudicial killing).
Sejak kampanye pengeboman dimulai pada September, setidaknya 35 serangan telah dilakukan di Karibia dan Pasifik Timur, mengakibatkan sedikitnya 114 orang tewas. Meski pada serangan selanjutnya AS mulai menggunakan pesawat dengan tanda militer yang jelas seperti drone MQ-9 Reaper, insiden awal ini tetap menjadi titik krusial dalam penyelidikan dugaan kejahatan perang di bawah pemerintahan Trump. (Al-Jazeera/B-3)
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia jika negara adidaya itu melakukan serangan.
AMERIKA Serikat akan memperketat pengawasan terhadap alih kepemilikan senjata buatan AS dari pembeli ke pihak ketiga. Ini menurut perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
AMERIKA Serikat akan memperketat pengawasan terhadap alih kepemilikan senjata buatan AS dari pembeli ke pihak ketiga. Ini menurut perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved