Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Energi Berdikari di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah menjadi salah satu objek kunjungan program Voluntary Days Pertamina 2022, Jumat (25/11/2022).
Program yang mengusung tema “Perwira Penggerak – Energizing your Life” ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-65 Pertamina (Persero).
Voluntary Days 2022 menjadi kontribusi perwira Pertamina membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan sosial dan lingkungan.
Baca juga : 66 Tahun Pertamina Membangun Ketahanan Energi dan Ekonomi Indonesia
“Kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat, sesuai pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan sejalan dengan komitmen perusahaan dalam implementasi Environmental, Social and Governance (ESG),” kata Fajriyah Usman, VP CSR & SMEPP Pertamina (Persero).
Desa Energi Berdikari Pertamina menawarkan solusi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk masyarakat dalam tantangan peningkatan kebutuhan energi.
“Mengusung semangat Nasionalisme kami berkolaborasi dengan berbagai pihak. Mengingat akses energi bersih menjadi dasar perkembangan ekonomi dan pemberdayaan komunitas berkelanjutan dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3, 4, 6, 7, 8, 12, dan 13 serta target Net Zero Emission (NZE) 2060,” ungkap Fajriyah.
Baca juga : Pertamina Tingkatkan Kapasitas Pembangkit Listrik Bertenaga Surya 267%
Lanjut dia, di Kampung Kepiting, Kutawaru, energi Solar Photovoltaic (PV) dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi, seperti pengairan hidroponik dan bank sayur, energi perangkat elektronik freezer untuk penyimpanan ikan dan kepiting, serta energi lampu untuk operasional kelompok.
“Total energi terpasang sebesar 6 kWh per tahun dengan kapasitas solar PV terinstal sebesar 6,6 kWp, reduksi emisi karbon 8.580 kg CO2 equivalent per tahun dan nilai penghematan Rp 13 juta per tahun,” kata Fajriyah.
Penjabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar melalui Asisten Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan, M. Wijaya mengapresiasi kontribusi Pertamina dalam penyediaan energi bersih baik di Kutawaru maupun Kabupaten Cilacap pada umumnya.
Baca juga : Pertamina Resmikan PLTS Kilang Cilacap
“Harapannya program ini terus ditingkatkan dan menjangkau wilayah lebih luas. Kepada warga Kutawaru, diharapkan mengikuti seluruh kegiatan dan arahan program Desa Energi Berdikari karena sangat bermanfaat untuk masyarakat,” jelasnya.
Direktur SDM Pertamina (Persero), M. Erry Sugiharto menyebutkan Voluntary Days di Cilacap dilaksanakan selama 3 hari dengan melibatkan masyarakat melalu berbagai kegiatan.
Di antaranya bazaar UMKM binaan RU IV, edukasi pemanfaatan dan perawatan EBT, pembagian sembako, peninjauan revitalisasi lokasi desa wisata, penanaman mangrove, edukasi Kesehatan Ibu dan Anak serta Pemberian Makanan Tambahan.
Baca juga : Lewat Aturan Baru, Biaya PLTS Atap Rumah Tangga Lebih Mahal
“Selain itu workshop pengolahan sampah menjadi barang bernilai ekonomis, workshop kisah sukses UMKM binaan Pertamina, pembuatan fasilitas MCK, dan fasilitas edukasi serta bermain anak,” katanya.
Selain di Kampoeng Kepiting, rangkaian Voluntary Days diselenggarakan di arboretum Konservasi Laguna Kawasan Segara Anakan Cilacap (Kolak Sekancil) di Dusun Lempong Pucung, serta Desa Mandiri Energi di Dusun Bondan, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap.
Diharapkan dengan keterlibatan dari berbagai pihak akan memberikan sumbangsih tinggi bagi keberlanjutan generasi masa depan yang lebih baik serta solusi atas kebutuhan mayarakat.
“Tak hanya itu semoga kontribusi Pertamina bisa berdampak besar bagi ekonomi dan sosial, sebagaimana semangat kami, Energizing your future,” imbuh Erry.
Kegiatan itu juga dihadiri Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM, Yudo Dwinanda Priaadi, manajemen Pertamina Grup, Corporate Secretary Pertamina (Persero), Brahmantya S. Poerwadi; GM RU IV, Edy Januari Utama dan jajaran manajemen, serta pejabat Pemkab Cilacap terkait. (RO/OL-09)
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Moody’s Ratings menurunkan outlook 7 emiten Indonesia menjadi negatif, termasuk TLKM, ICBP, dan UNTR. Simak daftar lengkap emiten yang terdampak di sini.
Nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.
Sementara kapal-kapal milik Pertamina sebagian besar telah berusia tua dan dinilai tidak efisien karena berisiko tinggi mengalami kerusakan dan kecelakaan.
Komaidi menambahkan dengan proses lebih sederhana, maka segala urusan berkaitan pengadaan atau distribusi BBM dan elpiji bisa dipenuhi lebih cepat.
Jawa Timur kembali menorehkan prestasi nasional dengan menempati peringkat tertinggi sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak di Indonesia.
Kemenkeu mengeklaim dana desa yang disalurkan pemerintah sejak 2015 telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan.
Di Dasawisma RT 18 misalnya, hampir setiap pekarangan rumah tampak dipadati ragam tanaman hortikultura yang dapat dikonsumsi keluarga
Program ini juga menjadi wujud komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG),
Selama tiga tahun ke depan di dua kalurahan, PLN EPI akan memprioritaskan pada program pemberdayaan ekonomi, program lingkungan, program sosial budaya dan program kesehatan masyarakat
PT Indra Karya melaksanakan Program Pembangunan Kemandirian Desa Sukorejo, Kabupaten Sragen di Jawa Tengah yang dikelola secara terintegrasi untuk meningkatkan perekonomian warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved