Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo berkunjung ke Pasar Malang Jiwan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (21/11), untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pangan pokok.
Di sana, ia mengetahui harga sejumlah komoditas yaitu minyak goreng dan tempe sedang melonjak.
"Tadi ada beberapa harga yang naik. Minyak goreng naik Rp2 ribu (per liter). Tempe juga naik karena memang harga kedelainya naik," ujar Jokowi di Karanganyar, Senin (21/11).
Baca juga: Harga Minyak Turun Tajam Lebih dari 3 Persen
Kepala Negara memastikan pemerintah akan bergerak cepat menekan kembali harga-harga komoditas yang melambung.
"Itu fakta di lapangan yang kita temukan dan kita akan cari solusinya," sambung mantan wali kota Surakarta itu.
Dalam kesempatan itu, selain mengecek harga, Jokowi juga membagikan bantuan langsung tunai (BLT) dan sembako kepada para pedagang di pasar setempat.(OL-5)
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan harga Minyakita kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Berdasarkan hasil pengawasan, terdapat rantai distribusi yang panjang pada tingkat distributor dan pengecer yang menyebabkan harga Minyakita di atas HET.
FENOMENA harga bahan pokok untuk kebutuhan dapur keluarga seperti minyak goreng kini telah meresahkan warga di Aceh.
HARGA minyak goreng naik belakangan ini. Kenaikan terjadi pada minyak goreng kemasan premium Tropical yang hari ini di level Rp44 ribu per 2 kilogram (kg) dan Minyakita di Rp40 ribu per 2 kg.
Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan penaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau MinyaKita dari semula Rp14.000 per liter Rp15.700 per liter sudah berlaku.
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Tempe adalah makanan fermentasi yang bergizi, murah dan relevan untuk masyarakat Indonesia.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Meski idealnya asupan protein utama berasal dari sumber hewani, menurut ahli gizi, protein nabati dapat menjadi solusi efektif di tengah keterbatasan biaya dan akses terhadap bahan pangan.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved