Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi per hari ini, Kamis (1/9). BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penurunan.
Rata-rata penurunan harga sekitar Rp2.000 per liter pada masing-masing jenis BBM non subsidi tersebut. Hal ini serentak diberlakukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Seperti di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
Dalam keterangan resmi Pertamina disebutkan penurunan harga BBM non subsidi sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
Baca juga: Menkeu: Subsidi BBM Hingga Akhir 2022 Dapat Mencapai Rp698 Triliun
Pada awal Agustus harga Pertamax Turbo sebesar Rp 17.900, turun menjadi Rp15.900, lalu harga Dexlite dari Rp17.800 menyusut menjadi Rp17.100. Harga Pertamina Dex juga turun dari semual Rp18.900 per liter menjadi Rp 17.400 per liter.
Untuk BBM Pertamax masih dipatok Rp12.500. Namun, sampai hari ini harga BBM subsidi, Pertalite masih belum naik alias di angka Rp7.650 per liter. (Ins/OL-09)
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved