Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (31/8) ditutup stagnan seiring ekspektasi kebijakan moneter ketat yang agresif oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed). Rupiah ditutup stagnan atau sama dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.843 per dolar AS.
"Dolar AS menguat di balik prospek akan berlanjutnya kebijakan moneter ketat yang agresif dari Federal Reserve," kata Analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Rabu. Dolar AS menguat di tengah sentimen optimisnya data ekonomi AS serta pernyataan yang cenderung hawkish dari pejabat The Fed.
Semalam data ekonomi AS seperti tingkat keyakinan konsumen dan jumlah lowongan pekerjaan AS menunjukkan lebih baik dari estimasi yang terlihat tidak terpengaruh oleh kebijakan pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed dan meningkatkan peluang untuk berlanjutnya kebijakan tersebut. Penguatan dolar AS juga ditopang oleh pernyataan yang disampaikan oleh Presiden The Fed New York John Williams yang mengatakan bahwa bank sentral kemungkinan akan perlu untuk membawa kebijakan suku bunga di atas 3,5% dan sangat tidak mungkin menurunkan suku bunga pada 2023.
Pelaku pasar saat ini memperkirakan 70% peluang untuk The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada September mendatang. Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari katalis dari pidato anggota FOMC Lorretta Mester dan data ekonomi AS seperti ADP Nonfarm Employment Change pada malam ini.
Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi 14.845 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran 14.834 per dolar AS hingga 14.860 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu menguat ke posisi 14.853 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya 14.875 per dolar AS. (Ant/OL-14)
Nilai tukar rupiah ditutup stagnan Rp16.997 per dolar AS hari ini (17/3). Cek hasil RDG Bank Indonesia terkait BI-Rate dan dampak pernyataan dovish Gubernur BI.
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Kurs rupiah hari ini 17 Maret 2026 menguat ke Rp16.965 per dolar AS. Pasar menanti pengumuman BI Rate di tengah tensi geopolitik Timur Tengah.
Kurs rupiah ditutup melemah ke 16.997 per dolar AS pada Senin (16/3/2026). Simak analisis penyebab pelemahan terkait geopolitik dan inflasi AS di sini.
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved