Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance) menandatangani perjanjian kerja sama berupa nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk memberikan proteksi (asuransi) bagi seluruh pelanggan PLN.
Presiden Direktur PLN Insurance Hirmas Fuady di sela-sela perayasn HUT ke-31 PT PLN Insurance, Rabu (24/8), mengatakan selama ini pelanggan PLN tidak ter-cover risiko apapun ketika mengalami kecelakaan terkait produk PLN.
Dengan ada kerja sama tadi, kata dia, semua pelanggan PLN secara otomatis akan ter-cover asuransi tanpa mereka harus membayar premi.
“Dengan adanya kerja sama itu pelanggan-pelanggan PLN akan di-cover oleh asuransi apabila mengalami kecelakaan yang diakibatkan oleh produk PLN, baik itu kecelakaan kebakaran, meninggal karena kesetrum, atau kecelakan-kecelakaan terkait PLN lainnya. Nanti akan diberikan berupa santunan," ujar Hirmas.
Lebih lanjut, PT PLN Insurance juga akan hadir di tengah-tengah industri energi baru terbarukan (EBT). Pihaknya akan meng-cover pengguna energi-energi renewable yang disediakan PLN, baik tenaga bayu, energi surya, maupun energi-energi lainnya.
“PLN mempunyai program SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) untuk mobil-mobil listrik. Kami juga hadir meng-cover asuransi SPKLU juga mobil listrik maupun motor listrik. Jadi kami berperan aktif di dalam green energy,” kata Hirmas.
Menurutnya, program tersebut sudah berjalan bekerja sama dengan Icon+ untuk bisa meng-cover pelanggan-pelanggan pemilik kendaraan bermotor listrik, termasuk SPKLU-nya.
Sebagai informasi, PLN telah menyiapkan infrastruktur untuk kendaraan listrik bisa nyaman digunakan bepergian. SPKLU tersebar di rute jalan nasional dan tempat-tempat wisata favorit masyarakat.
Terkait pertumbuhan premi, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu tumbuh Rp70 miliar.
Untuk posisi per Juli 2022 angka premi sudah mencapai 320 miliar. Hingga akhir tahun diprediksi bisa mencapai sekitar Rp600an miliar.
Sementara itu, dalam sambutannya EVP Pelayanan Human Capital PT PLN (Persero) Dedi Budi Utomo mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dalam menghadapi tantangan global.
Ia menekankan tantangan yang dihadapi perusahaan listrik negara juga semakin beragam.
Menurutnya, perayaan HUT PLN Insurance juga harus menjadi momentum bagi PLN dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap PT PLN Insurance semakin berkembang, juga mendukung proses bisnis di PLN dengan berbagai jasa pelayanan,” ujarnya. (RO/OL-09)
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) memberikan perlindungan asuransi bagi 25.304 pemudik dalam momentum Lebaran 2026.
Layanan Siaga Mudik Lebaran 2026! Nikmati fasilitas posko, 108 bengkel siaga, hingga diskon asuransi rumah & kendaraan. Cek di sini!
SurveI mengungkapkan lebih dari 70% responden kelas menengah Asia merasakan kecemasan soal kesejahtaraan finansial yang menghambat perencanaan jangka panjang.
Perkuat literasi dan inklusi keuangan asuransi di lingkungan mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya
PT Asuransi Tri Pakarta secara resmi mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah menjadi entitas tersendiri dengan nama PT Asuransi Tri Pakarta Syariah.
PT AIA FINANCIAL (AIA Indonesia) memperingati lima tahun perjalanan AIA Vitality di Indonesia melalui sebuah acara Media Iftar bersama jurnalis nasional.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Meningkatnya kompleksitas teknis konsol gim menjadikan proses perbaikan perangkat hiburan digital sebagai aktivitas berisiko tinggi apabila tidak ditangani secara tepat.
Menurut Niti, tanpa adanya insentif, khususnya untuk mobil listrik, harga kendaraan listrik akan melonjak dan berisiko menurunkan daya beli konsumen.
Di tengah perubahan perilaku konsumen yang kian serba cepat dan berbasis lokasi, perusahaan-perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved