Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan vaksin Merah Putih untuk mendukung kebutuhan vaksin nasional, sekaligus sebagai upaya menghadirkan kemandirian vaksin. Pengembangan vaksin yang sudah dilakukan sejak awal pandemi memang harus melewati tahapan panjang. Dan hingga kini pun vaksin buatan anak bangsa itu masih pada tahap uji prekilinis.
"Masih panjang karena masih harus uji klinis jika berhasil di uji preklinisa," ujar Kepala Organisasi Riset Kesehatan BRIN Indi Dharmayanti kepada Media Indonesia, Senin (25/7).
Baca juga: OJK Tengah Mengkaji Kelayakan HKI Jadi Jaminan Kredit ke Bank
Menurut Indi, sejauh ini di fase uji prekilinis memang tidak ditemukan kendala berarti. Namun, tahapan ilmiahnya harus dilakukan dengan benar agar hasilnya pun bisa dilanjutkan ke industri.
"Masih dalam tahap uji preklinis, sementara belum ada (kendala)," imbuhnya.
Uji prekilinis sendiri diperkirakan selesai pada akhir tahun. Itu termasuk uji toksisitas yang bisa memakan waktu hingga 6 bulan.
Adapun, vaksin yang dikembangkan BRIN terdiri atas 4 platform. Salah satunya merupakan seed vaksin yang sebelumnya dikembangkan Eijkman. Platform tersebut adalah tendem repeat epitope, vaksin DNA Delta Varian, Protein Rekombinan (Sel Ragi) dan Protein Rekombinan (Sel Mamalia). (OL-6)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
WILAYAH pesisir Indonesia menghadapi tekanan yang semakin kompleks, mulai dari abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, hingga keterbatasan ruang.
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian menurut peneliti BRIN
pencemaran Sungai Cisadane oleh pestisida dapat menimbulkan efek kesehatan. Meskipun air permukaan sungai itu bisa tampak jernih kembali, ada ancaman toksititas
Kepala BRIN Arif Satria terjunkan tim ahli untuk teliti dampak 20 ton pestisida di Sungai Cisadane. Warga dilarang gunakan air sungai demi kesehatan.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Residu kimia yang masuk ke aliran sungai telah memicu kematian massal biota akuatik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved