Jumat 01 Juli 2022, 21:13 WIB

Bank Dunia Bentuk Dana Investasi untuk Hadapi Pandemi

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Bank Dunia Bentuk Dana Investasi untuk Hadapi Pandemi

AFP/Eva Hambach.
Seorang pria berjalan melewati gedung Bank Dunia di Washington DC pada 21 April 2022.

 

DEWAN Bank Dunia pada Kamis (30/6) menyetujui pembentukan dana yang dimaksudkan untuk membiyai investasi dalam memperkuat perang melawan pandemi. Dana tersebut akan mendukung pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons (PPR) dengan fokus pada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

"Biaya manusia, ekonomi, dan sosial yang menghancurkan dari covid-19 telah menyoroti kebutuhan mendesak akan tindakan terkoordinasi untuk membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan memobilisasi sumber daya tambahan," katanya dalam pernyataan. Bank Dunia menambahkan bahwa dana tersebut, yang rencananya akan dibuka akhir tahun ini, dikembangkan di bawah kepemimpinan Amerika Serikat, Italia, dan Indonesia sebagai bagian dari kepresidenan G20 dan dengan dukungan luas dari G20.

Itu akan digunakan di sejumlah bidang, termasuk pengawasan penyakit, dengan komitmen lebih dari US$1 miliar yang telah diumumkan. "Bank Dunia ialah penyedia pembiayaan terbesar untuk PPR dengan operasi aktif di lebih dari 100 negara berkembang untuk memperkuat sistem kesehatan mereka," kata Presiden Bank Dunia David Malpass dalam pernyataannya.

Dana perantara keuangan (FIF) akan memberikan pembiayaan untuk melengkapi pekerjaan lembaga yang ada dalam mendukung negara dan kawasan berpenghasilan rendah dan menengah untuk mempersiapkan pandemi berikutnya. "WHO ialah pemangku kepentingan dalam proyek tersebut dan akan memberikan keahlian teknis," kata Presiden WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Presiden AS Joe Biden mengatakan lebih dari 1 juta orang Amerika dan jutaan orang di seluruh dunia kehilangan nyawa mereka karena covid-19. Ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan investasi dalam kesiapsiagaan pandemi.

"Ketika datang untuk mempersiapkan pandemi berikutnya, biaya kelambanan lebih besar daripada biaya tindakan," kata Biden dalam pernyataan Kamis malam. "Berinvestasi dalam kesiapsiagaan sekarang merupakan hal yang benar dan hal yang cerdas untuk dilakukan."

Baca juga: Rekor Inflasi Zona Euro di Juni masih Naik Lagi

Dalam pernyataan terpisah pada hari sebelumnya, Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyebut dana tersebut merupakan pencapaian besar yang akan membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah lebih siap menghadapi pandemi berikutnya. "Bahkan saat kami terus bekerja untuk mengakhiri covid-19, keputusan hari ini oleh pemegang saham Bank Dunia akan membantu meningkatkan kapasitas untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggapi pandemi di masa depan," katanya.

Seorang juru bicara Bank Dunia mengatakan kepada AFP bahwa jika pandemi covid-19 masih berlangsung ketika dana tersebut diimplementasikan, itu dapat digunakan untuk memberikan dukungan terhadap pandemi saat ini maupun di masa depan. (OL-14)

Baca Juga

dok.ist

Pangdam XIV: TNI Jamin Stabilitas Keamanan Obvitnas dan PSN Smelter Nikel CNI Group

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 09:25 WIB
SETIAP ada Obvitnas dan PSN, secara tidak langsung itu merupakan tugas TNI untuk menjamin stabilitas keamanannya, demi kemaslahatan orang...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Indonesia-Brunei Darussalam akan Tingkatkan Kapasitas SDM Parekraf

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 09:18 WIB
Sandiaga Uno melakukan penjajakan kerja sama peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf)...
dok.Ant

Pemerintah Tawarkan Sukuk ritel SR017 Dengan Kupon tetap 5,9 persen

👤Muhammad Fauzi 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 08:23 WIB
PEMERINTAH menawarkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk ritel seri SR017 kepada investor individu secara daring atau online...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya