Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak turun hampir dua dolar AS per barel pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (24/6), setelah sejumlah pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga AS akan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus jatuh 1,69 dolar AS atau 1,5 persen, menjadi menetap di 110,05 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Agustus merosot 1,92 dolar AS atau 1,8 persen, menjadi ditutup di 104,27 dolar AS per barel.
Powell mengatakan fokus The Fed untuk membatasi inflasi adalah "tanpa syarat" dan pasar tenaga kerja kuat secara tidak berkelanjutan, merupakan komentar yang memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Investor telah memangkas posisi dalam aset-aset berisiko karena mereka menilai tentang apakah bank-bank sentral yang melawan inflasi dapat mendorong ekonomi dunia ke dalam resesi dengan suku bunga yang lebih tinggi.
"Jika AS, dan seluruh dunia mengalami resesi, Anda dapat mempengaruhi permintaan secara signifikan," kata konsultan minyak Houston Andrew Lipow.
Selain itu, harga bensin yang tinggi dapat mulai memperlambat permintaan, kata Robert Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.
"Itu pasti berhasil dalam percakapan," kata Yawger, menambahkan dia pikir bensin masih memiliki ruang untuk naik. Harga eceran AS saat ini rata-rata 4,94 dolar AS per galon, turun sekitar 10 sen dari puncaknya, menurut AAA.
Para penyulingan minyak utama AS dan Menteri Energi Jennifer Granholm muncul dari pertemuan darurat mengenai masalah tersebut tanpa solusi konkret untuk menurunkan harga, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut, tetapi kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama.
Perkiraan terbaru oleh American Petroleum Institute (API), menurut sumber pasar, menunjukkan persediaan minyak mentah dan bensin AS naik minggu lalu, yang juga membebani harga, kata Yawger.
Perkiraan mingguan resmi untuk persediaan minyak AS dijadwalkan akan dirilis pada Kamis (23/6/2022) tetapi masalah teknis akan menunda angka-angka itu hingga minggu depan, kata Badan Informasi Energi AS, tanpa memberikan garis waktu yang spesifik.
OPEC dan negara-negara produsen sekutu termasuk Rusia kemungkinan akan tetap pada rencana untuk mempercepat peningkatan produksi pada Agustus, dengan harapan mengurangi harga minyak mentah dan inflasi ketika Presiden AS Joe Biden berencana untuk mengunjungi Arab Saudi, kata sumber.
Kelompok yang dikenal sebagai OPEC+ sepakat pada pertemuan terakhirnya pada 2 Juni untuk meningkatkan produksi sebesar 648.000 barel per hari pada Juli, atau 7,0 persen dari permintaan global, dan dengan jumlah yang sama pada Agustus, naik dari rencana awal untuk menambah 432.000 barel per hari per bulan selama tiga bulan hingga September. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Gejolak Pasar Keuangan Global Sebabkan Rupiah Terdepresiasi
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Sejumlah Senator Republik berbalik melawan Trump, mengancam akan memblokir nominasi petinggi The Fed sebagai protes atas investigasi kriminal terhadap Jerome Powell.
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp16.780 per dolar AS. Pasar merespons ketidakpastian suku bunga The Fed dan invasi AS ke Venezuela.
IHSG menutup perdagangan Rabu (7/1) dengan penguatan ke level 8.944. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan stimulus Tiongkok menjadi penopang utama indeks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved