Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak turun hampir dua dolar AS per barel pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (24/6), setelah sejumlah pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga AS akan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus jatuh 1,69 dolar AS atau 1,5 persen, menjadi menetap di 110,05 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Agustus merosot 1,92 dolar AS atau 1,8 persen, menjadi ditutup di 104,27 dolar AS per barel.
Powell mengatakan fokus The Fed untuk membatasi inflasi adalah "tanpa syarat" dan pasar tenaga kerja kuat secara tidak berkelanjutan, merupakan komentar yang memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Investor telah memangkas posisi dalam aset-aset berisiko karena mereka menilai tentang apakah bank-bank sentral yang melawan inflasi dapat mendorong ekonomi dunia ke dalam resesi dengan suku bunga yang lebih tinggi.
"Jika AS, dan seluruh dunia mengalami resesi, Anda dapat mempengaruhi permintaan secara signifikan," kata konsultan minyak Houston Andrew Lipow.
Selain itu, harga bensin yang tinggi dapat mulai memperlambat permintaan, kata Robert Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.
"Itu pasti berhasil dalam percakapan," kata Yawger, menambahkan dia pikir bensin masih memiliki ruang untuk naik. Harga eceran AS saat ini rata-rata 4,94 dolar AS per galon, turun sekitar 10 sen dari puncaknya, menurut AAA.
Para penyulingan minyak utama AS dan Menteri Energi Jennifer Granholm muncul dari pertemuan darurat mengenai masalah tersebut tanpa solusi konkret untuk menurunkan harga, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut, tetapi kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama.
Perkiraan terbaru oleh American Petroleum Institute (API), menurut sumber pasar, menunjukkan persediaan minyak mentah dan bensin AS naik minggu lalu, yang juga membebani harga, kata Yawger.
Perkiraan mingguan resmi untuk persediaan minyak AS dijadwalkan akan dirilis pada Kamis (23/6/2022) tetapi masalah teknis akan menunda angka-angka itu hingga minggu depan, kata Badan Informasi Energi AS, tanpa memberikan garis waktu yang spesifik.
OPEC dan negara-negara produsen sekutu termasuk Rusia kemungkinan akan tetap pada rencana untuk mempercepat peningkatan produksi pada Agustus, dengan harapan mengurangi harga minyak mentah dan inflasi ketika Presiden AS Joe Biden berencana untuk mengunjungi Arab Saudi, kata sumber.
Kelompok yang dikenal sebagai OPEC+ sepakat pada pertemuan terakhirnya pada 2 Juni untuk meningkatkan produksi sebesar 648.000 barel per hari pada Juli, atau 7,0 persen dari permintaan global, dan dengan jumlah yang sama pada Agustus, naik dari rencana awal untuk menambah 432.000 barel per hari per bulan selama tiga bulan hingga September. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Gejolak Pasar Keuangan Global Sebabkan Rupiah Terdepresiasi
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved