Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS-indeks utama di Wall Street merosot pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (12/5), setelah data menunjukkan bahwa angka inflasi AS untuk April lebih tinggi dari yang diperkirakan meskipun sedikit mendingin.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 326,63 poin atau 1,02 persen, menjadi menetap di 31.834,11 poin. Indeks S&P 500 jatuh 65,87 poin atau 1,65 persen, menjadi berakhir di 3.935,18 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup anjlok 373,43 poin atau 3,18 persen, menjadi 11.364,24 poin.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor konsumen non-primer dan teknologi masing-masing terpangkas 3,57 persen dan 3,3 persen, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor energi terdongkrak 1,37 persen seiring melonjaknya harga minyak, merupakan kelompok berkinerja terbaik.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (11/5/2022) bahwa indeks harga konsumen (IHK) AS naik 0,3 persen pada April, di atas konsensus 0,2 persen, untuk kenaikan 8,3 persen secara tahun-ke-tahun. IHK inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,6 persen, di atas konsensus 0,4 persen, untuk kenaikan 6,2 persen secara tahun-ke-tahun.
Laporan yang lebih panas dari perkiraan datang pada saat investor semakin khawatir tentang seberapa banyak Federal Reserve harus meningkatkan suku bunga acuannya guba menjinakkan inflasi yang tinggi.
"Inflasi naik lebih cepat dari yang diperkirakan pada April," Will Compernolle, ekonom senior di FHN Financial, mengatakan dalam sebuah catatan pada Rabu (11/5/2022).
"Jalur pengetatan Fed saat ini mengasumsikan beberapa moderasi inflasi sepanjang tahun ini, sehingga kejutan kenaikan inflasi tambahan dalam beberapa bulan mendatang dapat membuka kemungkinan kenaikan suku bunga yang lebih agresif daripada yang diperkirakan saat ini untuk memulihkan stabilitas harga," kata Compernolle.
Pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga AS sebesar 50 basis poin, langkah terbesar dalam lebih dari 20 tahun, dan mengisyaratkan bahwa kenaikan setengah poin tetap dipertimbangkan untuk beberapa pertemuan bank sentral berikutnya. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Pengamat Nilai Tudingan BNI Biayai Sektor Tambang Tendensius
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026.
Iran tunjuk badan pemerintahan sementara beranggotakan 3 orang pasca wafatnya Ali Khamenei. Di saat bersamaan, AS siapkan operasi militer 100 hari ke Teheran.
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa setiap proses perundingan dengan Amerika Serikat berakhir dengan pelanggaran kesepakatan atau bahkan serangan militer terhadap Iran.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Ratusan tentara AS protes setelah komandan sebut perang Iran adalah nubuat Armagedon dan Donald Trump diurapi Yesus. Simak laporan lengkap MRFF di sini.
Amerika Serikat dilaporkan kehilangan peralatan militer senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun selama operasi militer terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved