Rabu 20 April 2022, 11:15 WIB

IMF Turunkan Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Global akibat Perang Ukraina

Mediaindonesia.com | Ekonomi
IMF Turunkan Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Global akibat Perang Ukraina

AFP/Stefani Reynolds.
Warga mengisi BBM di SPBU Shell di Washington, DC, AS.

 

DAMPAK seismik perang di Ukraina menyebar ke seluruh dunia. Ini menyebabkan IMF pada Selasa (19/4) menurunkan tajam perkiraan pertumbuhan global 2022 menjadi 3,6%.

Perlambatan itu, 0,8 poin lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang dirilis pada Januari, terjadi di tengah lonjakan harga, kekurangan dan meningkatnya tingkat utang, kata IMF dalam World Economic Outlook terbaru. Dampaknya dirasakan paling akut di negara-negara termiskin. Ini mengancam prospek cerah ketika dunia mulai pulih dari pandemi covid-19 dan risiko serta ketidakpastian tetap tinggi.

"Dampak ekonomi dari perang menyebar jauh dan luas seperti gelombang seismik yang berasal dari pusat gempa," kata kepala ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas dalam laporan tersebut. Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari, menghancurkan infrastruktur dan kemampuan negara itu untuk memproduksi biji-bijian dan barang-barang lain. Sanksi keras terhadap Moskow menyebabkan harga bahan bakar lebih tinggi.

Konflik tersebut juga memicu membanjirnya pengungsi ke negara tetangga. Krisis akan menjadi fokus pejabat keuangan global yang berkumpul di Washington minggu ini--secara virtual danlangsung--untuk pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia. 

Laporan tersebut menunjukkan Ukraina menderita keruntuhan 35% ekonominya tahun ini. PDB Rusia akan turun 8,5%-- lebih dari 11 poin di bawah ekspektasi sebelum perang. Negara-negara Eropa akan melihat pertumbuhan yang jauh lebih lambat karena perang menaikkan harga bahan bakar dan makanan, mendorong inflasi lebih tinggi di seluruh dunia, dan mempertahankannya tetap tinggi lebih lama dari yang diperkirakan.

Baca juga: IMF Sarankan Negara Beri Bantuan Sementara untuk Keluarga Miskin

Amerika Serikat dan Tiongkok juga akan merasakan dampak perang dan dampak berkelanjutan dari pandemi covid-19. Pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan melambat menjadi 3,7% dan Tiongkok menjadi 4,4%. (AFP/OL-14)

Baca Juga

DOK Kementerian PU-Pera.

Kementerian PU-Pera Tetapkan Pemenang Sayembara Bangunan Gedung di IKN

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:59 WIB
Para pemenang akan mendapat penghargaan berupa uang tunai dengan rincian juara I sebesar Rp500 juta, juara II sebesar Rp250 juta, dan juara...
Antara/Oky Lukmansyah.

Pembayaran Digital Lebih Disukai Konsumen karena Mudah

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:56 WIB
Di 2025 akan ada 125 juta pengguna baru  e-wallet. Ini akan membuat Indonesia menjadi negara pengguna e-wallet terbanyak di Asia...
ANTARA/Aprillio Akbar

Indonesia Pimpin Pasar E-Commerce di Asia Tenggara

👤Miskah Syifa Putri  🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:54 WIB
Indonesia memimpin dengan pangsa traffic mobile tertinggi yaitu 81%, diikuti Thailand (74%), Filipina (71%), Singapura (70%), Malaysia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya